KENDARI — Sebanyak 227 orang mendaftar sebagai peserta program QRIS Jelajah Kuliner Indonesia Sulawesi Tenggara 2026 yang digelar pada 25–30 Juni 2026. Dari jumlah itu, Bank Indonesia menetapkan delapan tim yang terdiri atas 24 peserta dan delapan fasilitator untuk menjalankan misi edukasi di tiga wilayah.
Misi Edukasi: Dari Fitur QRIS hingga Perlindungan Konsumen
Selama kegiatan berlangsung, para peserta tidak hanya mengedukasi masyarakat soal penggunaan tujuh fitur QRIS. Mereka juga menyosialisasikan program Cinta, Bangga, dan Paham (CBP) Rupiah, perlindungan konsumen, serta tata cara bertransaksi di transportasi daring.
Tak berhenti di situ, promosi kuliner dan produk UMKM lokal juga menjadi bagian dari agenda yang dijalankan para peserta di lapangan. Pendekatan ini dinilai strategis untuk membiasakan masyarakat bertransaksi nontunai dalam aktivitas sehari-hari.
Target BI: Transaksi Nontunai Jadi Kebiasaan di Pasar dan Wisata
Kepala Kantor Perwakilan BI Sulawesi Tenggara Edwin Permadi menekankan bahwa digitalisasi pembayaran bukan sekadar perluasan penggunaan QRIS. Menurutnya, langkah ini sekaligus menjadi instrumen untuk memperkuat daya saing UMKM dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
"Digitalisasi sistem pembayaran tidak hanya bertujuan memperluas penggunaan QRIS, tetapi juga menjadi instrumen untuk memperkuat UMKM, mendukung sektor pariwisata, dan membangun ekosistem ekonomi digital yang semakin inklusif di Sulawesi Tenggara," kata Edwin.
Ia menambahkan, melalui keterlibatan masyarakat secara langsung, pihaknya berharap penggunaan QRIS bisa menjadi kebiasaan dalam berbagai transaksi ekonomi. Mulai dari berbelanja di UMKM hingga bertransaksi di kawasan wisata.
Sinergi Digitalisasi dan Sektor Riil Jadi Fondasi Ekonomi Daerah
Bank Indonesia menilai bahwa sinergi antara digitalisasi sistem pembayaran dan pengembangan sektor riil merupakan salah satu fondasi penting. Langkah ini diyakini mampu memperkuat ekonomi Sulawesi Tenggara yang inklusif dan berkelanjutan ke depan.
Program QRIS Jelajah Kuliner Indonesia 2026 sendiri mengusung tema “Jelajah Kuliner Nusantara, Bayar Praktis dengan QRIS”. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian akbar menuju Festival Ekonomi Keuangan Digital Indonesia (FEKDI) x Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2026.