SULAWESI TENGGARA — Produser dan aktor Dodit Mulyanto membocorkan resep di balik chemistry apiknya bersama Tarra Budiman dan Ananta Rispo di film horor komedi Ketok Mejik. Alih-alih langsung beradu akting, ketiganya memilih membangun kedekatan personal lebih dulu di luar kamera.
Sarapan Bareng Jadi Ritual Wajib Sebelum Syuting
Menurut Dodit, momen sarapan bersama menjadi cara paling efektif untuk mencairkan suasana. Rutinitas ini dilakukan secara konsisten di lokasi syuting sebelum pengambilan gambar dimulai.
"Kami bertiga selalu berusaha sarapan bareng dulu. Dari situ obrolan mengalir, saling ledek, dan akhirnya chemistry terbentuk dengan sendirinya," ujar Dodit dalam keterangan pers yang diterima media, Selasa (18/6).
Kebiasaan ini dinilai ampuh menghilangkan sekat profesional dan membuat interaksi di depan kamera terasa lebih natural.
Frekuensi Orang Ganteng dan Dinamika di Lokasi
Dodit pun melontarkan candaan khasnya mengenai frekuensi pertemuan dengan dua rekannya itu. Ia menyebut bahwa bertemu Tarra dan Ananta setiap hari membuat frekuensi "orang ganteng" di lokasi syuting menjadi sangat tinggi.
Meski disampaikan dengan bercanda, pernyataan ini menegaskan bahwa suasana hangat dan penuh tawa memang sengaja diciptakan di balik layar. Kedekatan personal itu pula yang kemudian mereka bawa ke dalam karakter masing-masing di film.
Ketiganya memang dikenal memiliki gaya komedi yang berbeda. Dodit dengan pembawaan khas Jawa-nya, Tarra yang energik, dan Ananta dengan logat khas Makassar-nya berpadu dalam satu proyek garapan sutradara Fajar Bustomi.
Sinopsis Singkat Film Ketok Mejik
Ketok Mejik mengisahkan tiga sekawan yang mencoba mencari jalan pintas menuju kekayaan dengan memanfaatkan kekuatan supranatural. Mereka menemukan sebuah cara instan yang ternyata memicu rangkaian kejadian konyol dan menegangkan.
Film ini menjadi salah satu proyek komedi horor yang paling dinantikan tahun ini. Kombinasi pemain komedi senior dan pendatang baru diharapkan mampu menghadirkan tontonan segar bagi penonton Indonesia.
Jadwal Tayang dan Harapan ke Depan
Dodit berharap keakraban yang terjalin di lokasi syuting bisa dirasakan penonton saat filmnya tayang. Ia optimistis energi positif tersebut akan tertransfer ke layar lebar.
"Kalau pemainnya sudah nyaman, penonton pasti ikut nyaman. Kami semua sudah memberikan yang terbaik," pungkas Dodit.
Film Ketok Mejik dijadwalkan tayang di bioskop seluruh Indonesia pada 27 Juni 2024. Proyek ini menjadi ujian bagi Dodit yang kali ini dipercaya mengemban peran ganda sebagai pemain sekaligus produser.
Dengan semakin banyaknya film horor komedi lokal yang rilis, Ketok Mejik siap bersaing di tengah gempuran film impor pada musim liburan sekolah mendatang.