SULAWESI TENGGARA — Xiaomi memperluas lini kendaraannya di segmen sport utility vehicle (SUV) melalui Sky Nomad. Berbeda dari model sebelumnya yang murni listrik, Sky Nomad merupakan lini pertama pabrikan asal China itu yang menggunakan mesin bensin sebagai penghasil listrik untuk baterai.
Melansir CNEV Post, Senin (14/4), Sky Nomad tersedia dalam beberapa varian dengan kapasitas penumpang berbeda. Harga pembuka untuk tipe N70 Pro adalah 209.900 yuan, setara Rp 551,3 juta dengan estimasi kurs Rp 16.000.
Dua Pilihan Baterai dan Kemampuan Tempuh Lebih dari 1.300 Km
Xiaomi membagi Sky Nomad ke dalam dua basis utama, yaitu N70 dan N90. Keduanya sama-sama mengusung sistem EREV, di mana mesin bensin 1.500 cc berdaya 112 kW berfungsi sebagai generator untuk mengisi baterai saat daya menipis.
Untuk N70, tersedia dua varian: Pro dan Max. Varian Pro mengandalkan motor tunggal dengan penggerak roda depan (FWD) bertenaga 210 kW. Baterai LFP 52 kWh-nya memungkinkan mobil melaju 351 kilometer dalam mode listrik murni berdasarkan standar CLTC. Jika tangki bensin dan baterai terisi penuh, jarak tempuh gabungannya mencapai 1.351 kilometer.
Adapun N70 Max meningkatkan daya dengan sistem all-wheel drive (AWD) motor ganda berdaya 310 kW. Baterai ternary lithium 76 kWh pada varian ini menempuh 505 kilometer dalam mode listrik, dan total jarak tempuh gabungan mencapai 1.461 kilometer. Sprint 0-100 km/jamnya juga lebih cepat, hanya 5,5 detik.
N90 Max: Tujuh Penumpang dengan Jarak Tempuh Terjauh
Bagi yang butuh kapasitas lebih besar, N90 Max menjadi pilihan tertinggi. SUV ini memiliki konfigurasi kursi 2+2+3 untuk tujuh penumpang dengan dimensi panjang 5.285 mm dan jarak sumbu roda 3.080 mm.
N90 Max memakai baterai 76 kWh dan motor ganda AWD 310 kW. Jarak tempuh listriknya mencapai 464 km (CLTC), sementara jarak tempuh gabungan tembus 1.705 kilometer—angka tertinggi di antara semua varian Sky Nomad.
Explorer Edition dengan Atap Pop-Top untuk Aktivitas Berkemah
Xiaomi juga menyiapkan N90 Max Explorer Edition yang dirancang untuk kebutuhan outdoor. Varian ini punya atap pop-top elektrik terintegrasi pabrik yang bisa diangkat saat kendaraan diparkir. Ketinggian interior maksimumnya mencapai 2.294 mm.
Explorer Edition hanya memuat lima penumpang, dengan kursi belakang yang bisa dilipat rata menjadi tempat tidur. Dilengkapi pemanas lantai, varian ini memiliki jarak tempuh listrik 462 km dan total gabungan 1.688 km. Xiaomi mengingatkan atap pop-top hanya boleh digunakan saat mobil berada di luar jalan raya umum.
Daftar Harga Xiaomi Sky Nomad di China
- N70 Pro: 209.900 yuan (Rp 551,3 juta)
- N70 Max: 239.900 yuan (Rp 630 juta)
- N90 Max: 269.900 yuan (Rp 709 juta)
- N90 Max Explorer Edition: 299.900 yuan (Rp 787 juta)
Belum ada informasi resmi mengenai kemungkinan Sky Nomad masuk pasar Indonesia. Saat ini, Xiaomi masih fokus memasarkan kendaraan listriknya di China, termasuk sedan SU7 yang sempat mencuri perhatian global.