KENDARI — Seorang anak magang di Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Kendari bernama Fira mengalami pembengkakan di jarinya akibat cincin yang terpasang terlalu lama. Kondisi itu membuat cincin tak bisa dilepaskan secara manual, sehingga tim penyelamat dari Damkar Kota Kendari diterjunkan ke lokasi.
Pleton 1 yang dipimpin Danton Muslim bersama empat anggotanya langsung bergerak ke Kantor Dinas Kominfo Kota Kendari. Mereka membawa peralatan penyelamatan untuk melepaskan cincin tersebut dengan hati-hati.
Proses Evakuasi Berjalan Lancar
Petugas menggunakan teknik khusus agar proses pelepasan tidak melukai jari Fira yang sudah membengkak. Butuh kehati-hatian ekstra karena kondisi jaringan di sekitar cincin sedang rapuh.
Setelah melalui serangkaian penanganan, cincin akhirnya berhasil dilepaskan. Tidak ada kendala berarti yang dihadapi tim selama proses penyelamatan berlangsung.
Apresiasi dari Sekretaris Dinas Kominfo
Sekretaris Dinas Kominfo Kota Kendari, Wawan Astanto, menyampaikan apresiasi atas respons cepat Tim Rescue Pleton 1. Ia menilai kesigapan petugas dalam menangani kondisi darurat di luar tugas pokok pemadaman kebakaran patut dicontoh.
"Ini menunjukkan kesiapsiagaan petugas Damkar dalam memberikan pelayanan penyelamatan ketika masyarakat membutuhkan bantuan," ungkapnya.
Menurut Wawan, kejadian ini menjadi pengingat bahwa peran petugas Damkar tidak sebatas memadamkan api. Tim penyelamatan juga memiliki peran penting dalam berbagai situasi darurat yang membutuhkan tindakan cepat dan tepat.
Koordinasi Antarperangkat Daerah Terus Dijaga
Wawan berharap koordinasi antarperangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kota Kendari terus terjaga. Ia juga mengapresiasi dedikasi personel Damkar yang sigap memberikan bantuan dalam situasi darurat.
Peristiwa ini menambah catatan pelayanan publik Damkar Kota Kendari yang kerap membantu warga dalam berbagai kondisi, termasuk melepaskan cincin yang menjerat jari. Kasus serupa sebelumnya juga pernah terjadi di sejumlah daerah dan umumnya membutuhkan penanganan cepat untuk mencegah komplikasi lebih lanjut.