SULAWESI TENGGARA — Kami belum sempat menguji GTS secara langsung, tapi pengalaman kami dengan pendahulunya, McLaren GT, sudah memberi gambaran jelas. Mobil ini adalah jawaban McLaren atas kritik bahwa supercar terlalu kaku dan tidak praktis. Hasilnya adalah sebuah mobil yang tetap terasa liar saat pedal gas diinjak, namun cukup beradab untuk menemani macetnya lalu lintas kota atau perjalanan antar kota yang panjang.
Mesin V8 626 HP: Tenaga Melimpah dengan Klaim 0-100 km/jam Konservatif
Jantung pacu GTS adalah mesin V8 4.0 liter twin-turbo yang menghasilkan 626 tenaga kuda dan torsi 465 pound-feet. Tenaga ini disalurkan ke roda belakang melalui transmisi dual-clutch 7-percepatan. McLaren mengklaim akselerasi 0-60 mph (0-97 km/jam) dalam 3,1 detik, tapi kami menilai angka ini terlalu rendah.
Saat kami menguji McLaren GT yang tenaganya 14 HP lebih kecil, kami mencatat waktu 2,8 detik. Artinya, GTS secara realistis bisa lebih cepat dari klaim resmi. Mode berkendara yang beragam dan fitur launch control siap membantu Anda memaksimalkan potensi akselerasi dari posisi diam.
Konsumsi BBM Real-World: 15 MPG di Kota, 22 MPG di Tol
Efisiensi bahan bakar bukan fokus utama supercar, tapi GTS masih tercatat wajar di kelasnya. Badan Perlindungan Lingkungan AS (EPA) memperkirakan konsumsi bahan bakar mencapai 15 mpg di dalam kota dan 22 mpg di jalan tol. Untuk mobil dengan tenaga sebesar ini, angka tersebut terbilang efisien berkat teknologi cylinder deactivation yang mematikan sebagian silinder saat beban ringan.
Kabin Mewah dengan Keterbatasan Fungsional
Dari sisi interior, GTS adalah McLaren paling mewah yang pernah ada. Jok standar dilapisi kulit Nappa, dengan opsi kulit semi-aniline yang lebih eksklusif. Atap kaca panoramik dengan teknologi electrochromic memungkinkan Anda mengubah transparansi kaca dari buram menjadi bening hanya dengan sentuhan tombol—cocok untuk iklim tropis Indonesia yang panas.
Sayangnya, fitur kenyamanan yang umum di kelas GT seperti kursi berpijat dan ventilasi jok tidak tersedia. Pintu dihedral khas McLaren juga bisa menjadi tantangan tersendiri di parkiran sempit. Kabinnya hanya muat dua orang, jadi tidak ada ruang untuk penumpang belakang.
Bagasi 20 Kaki Kubik: Supercar Paling Praktis?
Inilah keunggulan utama GTS dibanding supercar lain. Ada ruang bagasi belakang sebesar 15 kaki kubik dan bagasi depan tambahan 5 kaki kubik, total 20 kaki kubik. Kapasitas ini cukup untuk dua koper kabin besar atau set perlengkapan golf. Satu catatan: karena mesin berada di tengah, area bagasi belakang berpotensi menjadi hangat setelah perjalanan jauh.
Teknologi Infotainment: Layar 7 Inci Tanpa Apple CarPlay
GTS dibekali layar sentuh 7,0 inci bergaya portrait dan cluster instrumen digital 10,3 inci. Sistem audio standar 4 speaker, dengan opsi upgrade ke 12 speaker Bowers & Wilkins. Navigasi dan SiriusXM jadi bawaan pabrik.
Kelemahan terbesarnya: tidak ada Apple CarPlay atau Android Auto. Di era di mana smartphone mirroring jadi kebutuhan dasar, ketiadaan fitur ini terasa janggal, apalagi di mobil seharga miliaran rupiah. Anda hanya mendapat dua port 12-volt untuk mengisi daya perangkat.
Fitur Keselamatan: Minim Bantuan Pengemudi
Ini catatan penting untuk pasar Indonesia. GTS tidak menawarkan fitur keselamatan aktif seperti blind-spot monitoring, adaptive cruise control, atau forward-collision warning. Satu-satunya standar hanyalah kamera mundur. Untuk mobil yang diposisikan sebagai grand tourer harian, ketiadaan fitur ini bisa menjadi pertimbangan serius, terutama di tengah kepadatan lalu lintas.
Garansi dan Harga: Kompetitif di Kelasnya
McLaren memberikan garansi terbatas dan powertrain selama 3 tahun tanpa batas jarak tempuh, setara dengan perlindungan dari Aston Martin dan Bentley. Harga resmi untuk pasar global belum diumumkan, tapi melihat posisi GT sebelumnya, GTS diprediksi menjadi salah satu supercar termurah dengan logo McLaren—masih jauh di bawah harga Ferrari atau Lamborghini di Indonesia.
Kelebihan dan Kekurangan McLaren GTS
- Kelebihan: Performa V8 twin-turbo 626 HP yang brutal
- Kelebihan: Suspensi adaptif nyaman untuk pemakaian harian
- Kelebihan: Ruang bagasi 20 kaki kubik, paling lega di kelasnya
- Kelebihan: Kabin lebih mewah dari McLaren lain dengan opsi kulit premium
- Kekurangan: Tidak ada Apple CarPlay atau Android Auto
- Kekurangan: Fitur keselamatan aktif minim—hanya kamera mundur
- Kekurangan: Hanya 2 kursi, tanpa opsi jok berpijat atau ventilasi
- Kekurangan: Pintu dihedral menyulitkan akses di ruang sempit
Verdict: Supercar untuk Mereka yang Butuh Satu Mobil untuk Semua
McLaren GTS adalah jawaban bagi mereka yang menginginkan performa supercar tapi tidak mau mengorbankan kenyamanan harian. Suspensinya sukses memadukan karakter sporty dan nyaman—sesuatu yang jarang ditemui di kelas ini. Ruang bagasi yang lega membuatnya bisa digunakan untuk road trip lintas kota tanpa khawatir membawa barang.
Mobil ini kurang cocok untuk Anda yang terikat ekosistem smartphone dan menginginkan fitur keselamatan aktif lengkap. Jika dua hal itu prioritas, mungkin perlu melihat kompetitor dari Porsche atau Aston Martin. Tapi jika yang dicari adalah sensasi berkendara murni dengan sentuhan kemewahan, GTS layak masuk daftar teratas.