Pencarian

Liburan ke Banten Saat Anak Krakatau Siaga: Wisata Aman dan Alternatifnya

Senin, 14 September 2026 • 09:18:01 WIB
Liburan ke Banten Saat Anak Krakatau Siaga: Wisata Aman dan Alternatifnya
Wisatawan menikmati suasana pantai di kawasan Tanjung Lesung, Banten, yang berada di luar radius bahaya Gunung Anak Krakatau.

SULAWESI TENGGARA — Erupsi menerus Gunung Anak Krakatau sudah berakhir, namun PVMBG masih memantau potensi erupsi susulan. Bagi ibu yang sudah terlanjur merencanakan liburan keluarga ke Banten, kepanikan tidak perlu. Kawasan wisata utama berada di luar radius bahaya tiga kilometer.

Salah satu yang tetap buka adalah Tanjung Lesung. Jaraknya sekitar 50–60 kilometer dari pusat gunung api, jauh dari zona yang dilarang PVMBG.

Apakah Tanjung Lesung Aman Dikunjungi Sekarang?

Penyelidik Bumi Madya Badan Geologi Kementerian ESDM, Mochamad Nugraha Kartadinata, memastikan kawasan ini di luar radius bahaya. "Jadi, kalau mau datang untuk berwisata, saya kira tidak masalah," ujarnya.

Yanuar (39), wisatawan asal Jakarta, mengaku tetap melanjutkan liburan bersama keluarganya setelah mencari informasi soal kondisi gunung. "Setelah mengetahui lokasinya cukup jauh dari Tanjung Lesung, kami tetap melanjutkan rencana liburan. Sampai sekarang suasananya normal dan anak-anak juga menikmati liburannya," katanya dalam keterangan resmi Tanjung Lesung Beach & Hotel, Sabtu (12/9/2026).

Manajemen Tanjung Lesung juga tidak tinggal diam. Mereka berkoordinasi dengan pemerintah daerah, BMKG, PVMBG, dan instansi terkait untuk memantau perubahan kondisi.

"Sebagai destinasi wisata pantai, kami terus beradaptasi dengan kondisi di lapangan dan melakukan berbagai langkah preventif demi kenyamanan, serta keselamatan wisatawan," kata Chief Operating Officer Tanjung Lesung, Ivonne Anggraini.

Apa Saja yang Masih Bisa Dinikmati di Tanjung Lesung?

Meski paket Krakatau Trip ditutup sementara sebagai antisipasi, empat pantai di kawasan ini tetap beroperasi penuh. Ibu bisa memilih sesuai selera anak:

  • Pantai Lalassa — pusat olahraga air: jetski, banana boat, dan kayak. Cocok untuk keluarga dengan anak yang aktif.
  • Pantai Ladda — suasana pesisir tenang, pas untuk piknik santai.
  • Pantai Bodur — pilihan lain menikmati garis pantai tanpa keramaian.
  • Pantai Tanjung Lesung — akses eksklusif hanya untuk tamu Tanjung Lesung Beach & Hotel.

Destinasi Alternatif di Banten Jika Ingin Jauh dari Krakatau

Kalau ibu ingin benar-benar menghindari area gunung, Banten menyimpan banyak pilihan lain. Semuanya bisa dijangkau dari Tanjung Lesung dalam waktu kurang dari dua jam.

Untuk anak yang suka sejarah, ada Keraton Surosowan dan Keraton Kaibon — peninggalan Kesultanan Banten yang bisa jadi pelajaran langsung di luar kelas. Sementara keluarga yang cari pengalaman alam berbeda bisa mengunjungi Desa Baduy atau menjelajah Taman Nasional Ujung Kulon.

Kombinasi pantai dan wisata budaya ini membuat liburan tetap berisi, meski aktivitas menuju Gunung Anak Krakatau sedang dibatasi.

Yang Perlu Ibu Perhatikan Sebelum Berangkat

PVMBG mengimbau masyarakat, wisatawan, dan nelayan tidak beraktivitas dalam radius tiga kilometer dari pusat Gunung Anak Krakatau. Pastikan rute dan destinasi pilihan ibu berada di luar zona ini.

Cek juga informasi resmi PVMBG dan BMKG sebelum berangkat, terutama jika rencana liburan sudah mendekati tanggal keberangkatan. Status gunung bisa berubah, dan pengelola wisata akan menyesuaikan kegiatan sesuai kondisi terbaru.

Untuk ibu yang membawa bayi atau balita, siapkan masker cadangan dan obat-obatan dasar. Meski lokasi jauh dari gunung, abu vulkanik bisa terbawa angin tergantung arah dan kecepatan.

Liburan ke Banten tetap bisa menyenangkan selama ibu tahu mana yang boleh dan mana yang perlu dihindari. Dengan perencanaan yang tepat, anak-anak tetap dapat bermain di pantai tanpa mengorbankan keselamatan keluarga.

Follow kabarbaubau.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: liputan6.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks