Pencarian

Orang Tua di Kendari Diminta Batasi Screen Time Anak, Kenali 8 Dampak Buruk Gawai Sejak Dini

Selasa, 22 September 2026 • 11:47:01 WIB
Orang Tua di Kendari Diminta Batasi Screen Time Anak, Kenali 8 Dampak Buruk Gawai Sejak Dini
Anak menggunakan gawai di Kendari, orang tua diminta membatasi waktu layar sejak dini.

KENDARI — Penggunaan perangkat elektronik seperti televisi, komputer, laptop, dan ponsel pintar kini tidak lagi dipandang sebagai barang mewah. Internet membuat gawai menjadi sarana hiburan yang mudah diakses sekaligus sumber informasi cepat bagi semua usia, termasuk anak-anak.

Anak-anak mulai mengenal gawai sejak usia dini. Kondisi itu membuat pengaturan waktu layar atau screen time menjadi persoalan yang perlu perhatian khusus orang tua di rumah.

Apa yang Dimaksud Screen Time?

Kementerian Kesehatan mendefinisikan screen time sebagai waktu yang dihabiskan untuk menonton televisi, menggunakan komputer, bermain video game, dan gawai.

Penggunaan gawai berlebihan pada usia terlalu dini dikhawatirkan memunculkan pengaruh buruk bagi anak. Orang tua perlu mengetahui pedoman pemberian screen time agar tidak berdampak negatif.

Delapan Dampak Buruk Screen Time Berlebihan pada Anak

Dilansir dari theAsianParent, sejumlah dampak buruk screen time berlebihan pada anak perlu diwaspadai:

  • Anak lebih mudah stres
  • Kesehatan mata terganggu, dengan gejala mata berair, tampak lebih merah, sering dikucek, berkedip, atau anak mengeluh pusing
  • Meningkatnya risiko obesitas
  • Berbahaya bagi otak dan tumbuh kembang anak
  • Membuat anak menjadi malas berpikir
  • Mengalami masalah kesehatan tertentu
  • Kemampuan bersosialisasi berkurang dan hilangnya empati
  • Adanya gangguan tumbuh kembang

Mulai dari Dialog Santai, Bukan Larangan Kaku

Langkah awal pembatasan bisa dicoba secara bertahap. Orang tua dapat membuka ruang dialog santai dengan anak, menjelaskan alasan pembatasan demi kesehatan mereka, lalu konsisten menjadikannya rutinitas harian yang menyenangkan.

Meski begitu, trik pembatasan ini bukan solusi instan yang langsung berhasil dalam semalam. Setiap anak memiliki karakter dan tingkat adaptasi yang berbeda.

Kapan Perlu Konsultasi ke Psikolog Anak?

Jika anak mulai menunjukkan gejala tantrum parah atau agresif saat ponsel diambil, orang tua jangan ragu berkonsultasi dengan profesional seperti psikolog anak.

Pendekatan yang sabar, tegas, dan komunikatif membuat batasan waktu layar bukan lagi sekadar larangan kaku. Kebiasaan itu menjadi bentuk perlindungan nyata agar anak tumbuh sehat jasmani dan rohani di era digital.

Follow kabarbaubau.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: sultrakini.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks