Pencarian

Pemkot Kendari Raih Terbaik I Apresiasi Daerah Berprestasi Regional Sulawesi, RSUD Kejar Tambah Ruang Rawat

Jumat, 25 September 2026 • 11:46:01 WIB
Pemkot Kendari Raih Terbaik I Apresiasi Daerah Berprestasi Regional Sulawesi, RSUD Kejar Tambah Ruang Rawat
Pj Wali Kota Kendari menerima penghargaan Terbaik I Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Batch II Regional Sulawesi.

KENDARI — Penghargaan Terbaik I tingkat kota dalam Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Batch II Regional Sulawesi menjadi modal bagi RSUD Kota Kendari untuk membenahi layanan. Penilaian Kemendagri menyoroti upaya Pemkot Kendari meningkatkan kualitas pelayanan publik, termasuk sektor kesehatan.

Bagi rumah sakit daerah itu, penghargaan bukan titik akhir. Manajemen justru menjadikannya pijakan untuk memperkuat kompetensi tenaga kesehatan sekaligus memperluas jenis kasus yang bisa ditangani di dalam kota.

Target: Kurangi Rujukan Pasien ke Rumah Sakit Luar Kendari

Plt Direktur RSUD Kota Kendari, dr. Putu Agustin Kusumawati, menyebut penghargaan tersebut sebagai pemacu peningkatan kompetensi tenaga medis. Fokus utamanya, kata dia, agar pasien tidak lagi harus dirujuk ke rumah sakit lain.

"Kompetensinya harus lebih baik lagi, sehingga pasien-pasien yang sebelumnya belum bisa kita tangani dan harus dirujuk, ke depan bisa kita tangani di sini dan tidak perlu dirujuk lagi ke rumah sakit lain," ujar Putu, Rabu (23/9/2026).

Dengan kata lain, RSUD Kota Kendari menargetkan mampu menangani lebih banyak jenis kasus secara mandiri. Selama ini, sebagian pasien dengan kondisi tertentu masih harus dikirim ke fasilitas kesehatan di luar daerah.

Pasien Tanpa BPJS Tetap Dilayani

RSUD Kota Kendari menegaskan tidak membedakan status kepesertaan jaminan kesehatan dalam memberikan layanan. Pasien dengan maupun tanpa BPJS disebut mendapat akses yang sama.

"Semua akses layanan ke RSUD Kota Kendari kita layani, mau ada BPJS maupun tidak ada BPJS, selalu kita layani," tegas Putu.

Prinsip yang dipegang manajemen, lanjut dia, adalah mengutamakan pelayanan terlebih dahulu. Pasien mendapatkan akses, baru kemudian kualitas layanan dioptimalkan.

"Kita utamakan pelayanan. Mereka selalu mendapatkan akses layanan dulu, baru kita memberikan kualitas pelayanan yang terbaik untuk mereka," jelasnya.

Kunjungan Tembus 1.000 Pasien per Bulan, Ruang Rawat Ditambah

Seiring meningkatnya kebutuhan warga terhadap layanan kesehatan, jumlah kunjungan ke RSUD Kota Kendari ikut naik. Angkanya fluktuatif setiap bulan, tergantung jenis kasus yang masuk.

Meski begitu, secara keseluruhan kunjungan diperkirakan menembus lebih dari 1.000 pasien dalam sebulan. "Memang ada beberapa peningkatan kasus, peningkatan jumlah pasien juga. Datanya berbeda-beda setiap bulan, tetapi secara keseluruhan bisa lebih dari 1.000 pasien dalam satu bulan," ungkap Putu.

Lonjakan itu menjadi perhatian khusus manajemen. Salah satu langkah yang tengah disiapkan adalah penambahan ruang rawat inap agar pasien tidak menunggu lama.

"Kami berencana menambah ruang rawat, sehingga tidak ada lagi antrean ruang rawat bagi pasien-pasien yang mendapatkan pelayanan di RSUD Kota Kendari," katanya.

Penambahan Kapasitas Dilakukan Bertahap

Peningkatan kapasitas pelayanan akan dijalankan secara bertahap, mengikuti kebutuhan masyarakat yang terus berkembang. Manajemen belum merinci jumlah ruang maupun jadwal penambahannya.

Yang jelas, penghargaan regional Sulawesi itu tidak membuat RSUD Kota Kendari berhenti pada pencapaian. Dorongan yang sama diarahkan untuk memperkuat kompetensi, memperluas kemampuan penanganan pasien, dan memastikan warga mendapat layanan kesehatan yang mudah diakses.

"Ini menjadi pemacu kami untuk terus meningkatkan kompetensi dan kualitas pelayanan," pungkas Putu.

Follow kabarbaubau.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: kolomrakyat.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks