Pencarian

OJK dan Pemkab Kolaka Utara Bangun Industri Kakao, Targetkan Hilirisasi 62.260 Ton per Tahun

Sabtu, 26 September 2026 • 13:19:32 WIB
OJK dan Pemkab Kolaka Utara Bangun Industri Kakao, Targetkan Hilirisasi 62.260 Ton per Tahun
OJK bersama Pemkab Kolaka Utara menyiapkan pengembangan industri kakao terintegrasi dari hulu ke hilir.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Pemerintah Kabupaten Kolaka Utara menyiapkan pengembangan industri kakao terintegrasi dari hulu ke hilir untuk memacu pertumbuhan ekonomi daerah. Program perluasan Pengembangan Ekonomi Daerah (PED) komoditas kakao ini menyasar Kolaka Utara sebagai produsen terbesar di Sulawesi Tenggara dengan total produksi 62.260 ton per tahun dan luas lahan 78.969 hektare. Rapat koordinasi strategis lintas sektor sudah digelar di Learning Center Kantor OJK Sultra, dan penandatanganan nota kesepahaman akan dilakukan di Kolaka Utara.

KENDARI — Kepala OJK Sulawesi Tenggara Bismi Maulana Nugraha menyatakan komoditas kakao masuk dalam daftar prioritas nasional sesuai Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025-2029. Perluasan program ke Kolaka Utara dilakukan setelah sebelumnya sukses diterapkan di Konawe Selatan.

"Komoditas kakao merupakan komoditas prioritas nasional sebagaimana tercantum dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025-2029. Setelah sukses di Konawe Selatan, kini kami memperluas cakupannya ke Kolaka Utara yang memiliki total produksi 62.260 ton per tahun dengan luas lahan 78.969 hektare," kata Bismi saat dihubungi di Kendari, Jumat.

Inisiatif ini merupakan tindak lanjut amanat Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK). Regulasi tersebut mendorong kontribusi Sektor Jasa Keuangan (SJK) dalam mendukung perekonomian daerah.

Rapat Koordinasi Diikuti 43 Perwakilan Lintas Sektor

Penguatan industri kakao dibahas dalam rapat koordinasi strategis di Learning Center Kantor OJK Sultra. Forum tersebut dihadiri 43 perwakilan dari berbagai instansi dan pemangku kepentingan.

"Upaya penguatan industri ini dibahas dalam rapat koordinasi strategis di Learning Center Kantor OJK Sultra yang dihadiri oleh 43 perwakilan lintas sektor," ujar Bismi.

Sinergi lintas sektor dipastikan mendukung ekosistem rantai pasok secara menyeluruh. Cakupannya mulai dari modernisasi hulu, jaminan sosial petani, standardisasi ekspor, hingga kepastian pasar di hilir.

Literasi Keuangan hingga Pembiayaan Rantai Pasok

OJK Sultra juga mendorong peningkatan literasi keuangan bagi keluarga petani kakao. Program inkubasi disiapkan agar petani terjangkau layanan perbankan atau bankable.

Selain itu, supply chain financing atau pembiayaan rantai pasok menjadi salah satu instrumen yang disiapkan. Skema ini diharapkan memperlancar arus modal dari hulu hingga hilir.

Bupati Kolaka Utara Minta Ego Sektoral Dihilangkan

Bupati Kolaka Utara Nur Rahman Umar menyambut baik sinergi tersebut. Pemkab berkomitmen menyediakan data pelaku usaha, memperkuat kelembagaan, serta mengintegrasikan program hilirisasi kakao.

"Pengembangan kakao harus melihat keseluruhan ekosistem dari hulu hingga hilir. Kita perlu mendorong perubahan orientasi dari mengejar berat menjadi mengejar produktivitas dan kualitas nilai produk, serta menghilangkan ego sektoral," sebut Nur Rahman.

Melalui kolaborasi terintegrasi, Kolaka Utara diarahkan tidak hanya menyuplai biji kakao mentah. Daerah ini ditargetkan mampu membangun identitas mutu, standardisasi proses, dan cita rasa khas yang diakui pasar global.

MoU Segera Ditandatangani di Kolaka Utara

Sebagai langkah konkret pascarapat koordinasi, para pemangku kepentingan dijadwalkan segera melakukan penandatanganan nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU). Penandatanganan akan dilaksanakan di Kabupaten Kolaka Utara.

Kolaka Utara tercatat sebagai produsen kakao terbesar di Sulawesi Tenggara. Produksi tahunan mencapai 62.260 ton dari lahan seluas 78.969 hektare.

Follow kabarbaubau.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: sultra.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks