Pencarian

Kesehatan Gigi Anak: Kapan Ibu Perlu Rutin Periksa ke Dokter

Minggu, 27 September 2026 • 14:19:01 WIB
Kesehatan Gigi Anak: Kapan Ibu Perlu Rutin Periksa ke Dokter
Ketua TP PKK Kota Samarinda, Rinda Wahyuni Andi Harun, menekankan pentingnya kebiasaan sikat gigi dan pemeriksaan berkala untuk kesehatan gigi anak.

SULAWESI TENGGARA — Orang tua di Samarinda diminta tidak menunggu anak sakit gigi baru periksa ke fasilitas kesehatan. Ketua TP PKK Kota Samarinda, Rinda Wahyuni Andi Harun, menekankan kebiasaan sikat gigi benar dan pemeriksaan berkala jadi kunci tumbuh kembang anak.

Rinda Wahyuni Andi Harun menyoroti kesehatan gigi dan mulut sebagai bagian penting yang mendukung kesehatan serta tumbuh kembang anak secara keseluruhan. Menurutnya, banyak orang tua masih menganggap persoalan gigi sebagai hal sepele sehingga baru bertindak setelah anak mengeluh sakit.

"Jangan menganggap kesehatan gigi itu sepele. Orang tua harus membiasakan anak menjaga kebersihan gigi dan mulut sejak dini," ujarnya dalam kegiatan di Samarinda.

Mengapa Pemeriksaan Rutin Lebih Penting dari Pengobatan

Rinda mendorong agar kunjungan ke Posyandu tidak hanya dilakukan ketika anak mengalami keluhan. Pemeriksaan berkala dinilai penting untuk mendeteksi persoalan kesehatan lebih awal sehingga bisa segera ditindaklanjuti.

"Jangan datang ke fasilitas kesehatan hanya ketika anak sudah sakit. Pencegahan dan pemeriksaan sejak awal jauh lebih penting," katanya.

Prinsip ini berlaku sama untuk kesehatan gigi. Lubang kecil pada gigi anak bisa dicegah membesar jika ibu rajin memeriksakan kondisi mulut anak, bukan menunggu sampai si kecil menangis kesakitan.

Program GARASI ANAK: Edukasi Sikat Gigi untuk Ibu dan Anak

Program Gerakan Sikat Gigi Bersama Ibu dan Anak (GARASI ANAK) memberi edukasi kepada anak bersama orang tua soal waktu dan cara menyikat gigi yang tepat. Lewat program ini, ibu tidak hanya disuruh menyuruh anak sikat gigi, tapi ikut belajar tekniknya langsung.

Anak usia dini biasanya meniru apa yang dilakukan orang tuanya. Karena itu, pendampingan saat sikat gigi dua kali sehari jadi cara paling efektif membangun kebiasaan baik ini sejak awal.

GASAKKAN dan Layanan Pendukung di Posyandu

Selain GARASI ANAK, ada Gerakan Sayang Kekanakkan (GASAKKAN) yang menyasar ibu dengan bayi. Program ini menghadirkan sejumlah layanan pendukung, seperti pijat bayi, pijat ibu hamil, edukasi ASI eksklusif, serta pemeriksaan HIV gratis.

Rinda berharap ibu yang memiliki bayi memperhatikan pemberian ASI eksklusif. Perhatian terhadap kesehatan anak perlu dilakukan sejak masa awal kehidupan, termasuk melalui pemenuhan nutrisi dan pemantauan tumbuh kembang.

"Program ini upaya memperkuat pelayanan kesehatan berbasis masyarakat. Kehadiran layanan pemeriksaan dan edukasi di Posyandu diharapkan membuat orang tua lebih mudah memantau kondisi kesehatan anak secara rutin," tuturnya.

Kapan Ibu Perlu ke Dokter Gigi

Selain sikat gigi rutin, ada beberapa kondisi yang sebaiknya tidak ditunda. Bawa anak ke dokter gigi jika gusi bengkak atau berdarah, ada bercak putih atau cokelat pada gigi, anak mengeluh nyeri saat mengunyah, atau gigi susu tanggal lebih cepat dari waktunya.

Pemeriksaan gigi pertama idealnya dilakukan saat gigi pertama anak muncul, lalu diulang setiap enam bulan. Jangan tunggu anak bisa bilang "sakit" dulu baru bergerak.

Peran Keluarga Cegah Stunting lewat Kesehatan Dasar

Program GARASI ANAK dan GASAKKAN merupakan kolaborasi tenaga kesehatan, kader Posyandu, serta organisasi profesi. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pencegahan stunting melalui intervensi kesehatan dan penguatan peran keluarga.

Kesehatan gigi dan mulut memang bukan satu-satunya faktor, tapi kebiasaan menjaga kebersihan diri sejak kecil berkaitan erat dengan pola asuh dan asupan gizi anak. Ibu yang rajin memeriksakan anak ke Posyandu lebih mudah menangkap tanda masalah kesehatan lebih awal.

Mulai dari hal sederhana: dampingi anak sikat gigi pagi dan malam, batasi camilan manis, dan jadwalkan kunjungan rutin ke Posyandu atau dokter gigi. Konsistensi kecil ini berdampak besar pada kesehatan anak jangka panjang.

Follow kabarbaubau.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: infosatu.co

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks