KENDARI — Apel pagi gabungan di lingkungan Kanwil Kemenkum Sulawesi Tenggara menjadi ajang evaluasi capaian kinerja periode B09 yang mencakup September 2026. Kadiv P3H Candrafriandi Achmad menyebut capaian yang sudah diraih wajib dipertahankan, sedangkan target yang belum terpenuhi harus jadi perhatian bersama.
Seluruh pegawai dari dua kantor wilayah berbeda itu diminta mengoptimalkan pelaksanaan tugas dan fungsi masing-masing. Penekanan utama: disiplin, komitmen, dan orientasi pada hasil.
Apa Itu Periode B09 yang Jadi Patokan Kinerja?
Periode B09 merujuk pada siklus penilaian kinerja bulanan yang jatuh pada September 2026. Dalam siklus tersebut, setiap program dan kegiatan diukur apakah berjalan sesuai target yang telah ditetapkan.
Candrafriandi menyatakan evaluasi ini bukan sekadar rutinitas administratif. Capaian kinerja jadi dasar untuk menentukan langkah tindak lanjut di periode berikutnya.
Koordinasi Antarjajaran Jadi Kunci Pencapaian Target
Dalam arahannya, Candrafriandi menekankan pentingnya sinergi antara jajaran Kanwil Kemenkum Sultra dan Kanwil Ditjen Imigrasi Sultra. Kedua instansi bekerja dalam satu lingkup wilayah meski berbeda eselon.
"Selain itu, koordinasi dan sinergi antarjajaran menjadi hal penting dalam mendukung pencapaian target kinerja organisasi. Setiap pegawai diharapkan dapat menjalankan tugas secara profesional, bertanggung jawab, serta berorientasi pada hasil dan kualitas pelayanan kepada masyarakat," ungkap Candrafriandi.
Pernyataan itu menegaskan bahwa capaian kinerja tidak bisa diraih secara parsial. Setiap unit perlu menyamakan persepsi soal target yang dibebankan.
Apel Pagi sebagai Momentum Perkuat Komunikasi Internal
Pelaksanaan apel pagi juga dimanfaatkan untuk memperkuat komunikasi antarpegawai. Menurut Candrafriandi, forum ini menjadi ruang menyamakan persepsi dan membangun semangat kerja menghadapi agenda tugas ke depan.
Harapannya, seluruh jajaran Kanwil Kemenkum Sultra dan Kanwil Ditjen Imigrasi Sultra dapat menjaga konsistensi kinerja. Akuntabilitas juga harus meningkat agar setiap program terlaksana optimal.
Evaluasi capaian kinerja periode B09 akan menjadi dasar penilaian berikutnya. Jajaran kedua kantor wilayah diminta memastikan tidak ada target yang tertinggal saat periode penilaian berakhir.