KENDARI — Andi Sumangerukka secara simbolis menyerahkan hewan kurban dari Presiden dan titipan pribadinya kepada panitia Masjid Raya Al-Kautsar, Kendari. Penyerahan itu dilakukan di halaman masjid, bertepatan dengan persiapan penyembelihan hari raya.
Gubernur Sulawesi Tenggara itu menyebut Iduladha tahun ini punya dua sisi yang perlu dimaknai bersama. Sisi pertama adalah religius, soal keikhlasan dan kesabaran untuk introspeksi diri. Sisi kedua adalah sosial, soal kepedulian terhadap sesama di tengah kondisi ekonomi yang masih berat.
“Mari berbagi, bagi yang mampu sisihkan sebagian rezekinya. Dengan gotong royong, tantangan di tengah keterbatasan ini akan lebih mudah kita atasi,” kata Andi Sumangerukka dalam keterangannya.
Ketua Panitia Kurban Masjid Raya Al-Kautsar, H. Jufri, melaporkan total ada 12 ekor sapi yang akan disembelih tahun ini. Selain bantuan Presiden dan Gubernur, daging kurban juga berasal dari Bank Sultra dan partisipasi jemaah.
Jumlah itu merosot tajam dibandingkan Iduladha tahun lalu yang mencapai hampir 30 ekor. Menurut H. Jufri, penyebabnya adalah OPD yang biasanya menyetorkan hewan kurban ke masjid kini memilih menyembelih sendiri di kantor masing-masing.
“Tahun lalu jumlahnya hampir 30 ekor. Penurunan terjadi karena tahun ini tidak ada bantuan dari OPD yang biasanya masuk ke sini,” ungkap H. Jufri.
Dari total 12 ekor sapi, 11 ekor di antaranya akan disembelih serentak pada Selasa (17/6) besok. Satu ekor lainnya sudah dipotong hari ini atas permintaan khusus pengurban.
Pembagian daging nantinya diprioritaskan untuk warga sekitar masjid, petugas kebersihan, guru TPA, dan masyarakat umum. Selain dua ekor untuk Masjid Raya Al-Kautsar, Gubernur Andi Sumangerukka juga menambahkan 11 ekor sapi lainnya yang disebar ke berbagai kabupaten dan kota di Sulawesi Tenggara.