MAKASSAR — PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) merilis jadwal terbaru KM Lambelu untuk periode Mei hingga Juni 2026. Kapal ini melayani rute yang menghubungkan Pelabuhan Makassar (Sulawesi Selatan), Balikpapan (Kalimantan Timur), dan Palu (Sulawesi Tengah), dengan beberapa pelabuhan singgah di antaranya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, KM Lambelu akan memulai pelayaran dari Makassar menuju Balikpapan, kemudian berlanjut ke Palu. Sepanjang perjalanan, kapal juga dijadwalkan singgah di Pelabuhan Pantoloan (Palu) dan sejumlah pelabuhan kecil di jalur timur Indonesia.
Jadwal ini mencakup beberapa kali keberangkatan dalam sebulan. Penumpang bisa memilih jadwal yang sesuai dengan kebutuhan perjalanan, baik untuk mudik, liburan, maupun keperluan dinas.
Untuk rute Makassar-Balikpapan, KM Lambelu menempuh waktu pelayaran sekitar 24 jam, tergantung kondisi cuaca dan pelabuhan singgah. Sementara itu, perjalanan dari Balikpapan menuju Palu memakan waktu sekitar 18 jam.
Harga tiket untuk kelas ekonomi berkisar antara Rp 200.000 hingga Rp 400.000 per orang, tergantung jarak tempuh dan kelas layanan. Tiket bisa dibeli melalui aplikasi Pelni, agen resmi, atau langsung di pelabuhan.
Pelni membuka pemesanan tiket mulai H-60 sebelum keberangkatan. Penumpang diwajibkan membawa identitas diri asli (KTP/SIM/paspor) dan menunjukkan bukti vaksinasi lengkap sesuai ketentuan pemerintah.
Bagi warga yang hendak membawa kendaraan bermotor, tersedia layanan kargo dengan biaya tambahan. Kapasitas muatan terbatas, sehingga disarankan melakukan reservasi jauh-jauh hari.
Berikut rincian jadwal keberangkatan KM Lambelu untuk periode tersebut:
Jadwal sewaktu-waktu bisa berubah tanpa pemberitahuan. Pelni mengimbau penumpang untuk memantau informasi terbaru melalui call center resmi atau media sosial Pelni.
Penumpang disarankan tiba di pelabuhan minimal 2 jam sebelum keberangkatan untuk proses check-in dan boarding. Barang bawaan dibatasi maksimal 20 kg per orang untuk kelas ekonomi.
Bagi warga yang pertama kali naik kapal Pelni, petugas di pelabuhan siap membantu. Pastikan juga membawa perlengkapan pribadi seperti obat-obatan dan makanan ringan, karena fasilitas di kapal terbatas.