SULAWESI TENGGARA — Ledakan belanja obat secara daring pasca-pandemi mengubah perilaku konsumen Indonesia. Gojek, melalui super-app-nya, merespons tren itu dengan menggaet Halodoc sebagai mitra strategis. Hasilnya: pengguna bisa konsultasi dokter, dapat resep digital, dan langsung menebus obat dalam satu genggaman.
GoMed membagi kategori obat berdasarkan status regulasi. Obat bebas bertanda lingkaran hijau bisa langsung dibeli tanpa resep. Sementara obat keras dengan lingkaran merah wajib menyertakan foto resep dokter yang valid — baik dari konsultasi di platform maupun dari dokter luar.
Peraturan Menteri Kesehatan mewajibkan resep untuk obat golongan tertentu demi mencegah penyalahgunaan dan resistensi antibiotik. Sistem GoMed memblokir transaksi jika unggahan resep tidak sesuai atau kedaluwarsa.
Semua apotek mitra GoMed wajib memiliki Surat Izin Apotek (SIA) dan Surat Izin Praktik Apoteker (SIPA). Artinya, rantai pasok obat terlacak dari apotek fisik legal langsung ke tangan konsumen — tanpa perantara pihak ketiga yang tidak terverifikasi.
Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) mencatat peredaran obat palsu di pasar gelap digital masih menjadi ancaman serius. Dengan menggunakan fitur resmi Gojek, konsumen terlindungi dari risiko itu karena setiap produk dikirim langsung dari apotek berizin.
Kemasan obat juga disegel rapat untuk menjaga privasi pengguna. Riwayat transaksi tersimpan di aplikasi, memudahkan pemantauan penggunaan obat untuk konsultasi dokter di masa depan.
Buka aplikasi Gojek dan cari ikon palang medis bertuliskan GoMed. Jika tidak muncul di halaman utama, klik tombol "Lainnya". Sistem akan mengarahkan ke antarmuka terintegrasi Halodoc.
Pilih kategori obat sesuai kebutuhan. GPS akan mendeteksi lokasi Anda dan mencarikan apotek mitra terdekat — seperti Kimia Farma, Century, Guardian, atau apotek lokal berizin. Tujuannya meminimalkan ongkos kirim dan memastikan obat sampai di bawah 60 menit.
Pembayaran bisa lewat GoPay, PayLater, kartu kredit, atau debit. Setelah terverifikasi, pesanan diteruskan ke mitra pengemudi yang akan menjemput obat di apotek terkait.
Layanan ini bukan sekadar gaya hidup. Di tengah maraknya obat palsu di kanal digital gelap, GoMed menawarkan kepastian orisinalitas produk dan kecepatan distribusi yang sulit ditandingi metode konvensional.