Sopir Truk Diintimidasi Oknum Pungli, Pelindo Pasang CCTV dan Patroli Gabungan di Pelabuhan Tanjung Perak

Penulis: Yasir  •  Kamis, 18 Juni 2026 | 12:11:01 WIB
Pelindo pasang CCTV dan sistem gate di Ruang Tunggu Kendaraan untuk cegah parkir liar di Pelabuhan Tanjung Perak.

SULAWESI TENGGARA — Keluhan mulai bermunculan dari para pengemudi truk yang mengaku dipaksa membayar sejumlah uang oleh oknum tidak bertanggung jawab di area pelabuhan. Pelindo menyatakan telah menyediakan saluran pengaduan pelanggan melalui hotline resmi untuk menampung laporan tersebut, termasuk dugaan intimidasi dan ancaman.

"Kami menolak keras adanya praktik-praktik pungutan liar di kawasan pelabuhan," tegas Yuanita dalam pernyataan resmi, Rabu (17/6/2026).

Ruang Tunggu Berlapis CCTV dan Gate System

Untuk mengantisipasi parkir liar, Pelindo telah menyiapkan Ruang Tunggu Kendaraan (RTK) di beberapa titik strategis. Fasilitas ini dilengkapi sistem gate, kamera pengawas (CCTV), dan petugas yang mengatur lalu lintas secara tertib.

Pelindo juga mengimbau sopir truk untuk tidak parkir di bahu jalan. Patroli gabungan dengan Polres Pelabuhan Tanjung Perak digelar secara rutin untuk membubarkan juru parkir liar yang kerap memanfaatkan situasi.

Koordinasi dengan TNI AL dan Polisi

Langkah preventif terus diperkuat. Pelindo berkoordinasi aktif dengan aparat penegak hukum (APH), termasuk kepolisian dan TNI AL, jika ditemukan praktik menyimpang. Port Security juga diperintahkan untuk meningkatkan pengawasan di titik-titik rawan.

Perusahaan mengakui kejadian ini menjadi perhatian serius. Ke depan, patroli dari Port Security akan diperkuat dengan dukungan personel Polres Pelabuhan Tanjung Perak dan bantuan militer dari TNI AL demi memastikan distribusi barang di pelabuhan tetap lancar.

Reporter: Yasir
Sumber: memorandum.disway.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top