Kritik Cafu Soal Pemain Brasil di Liga Inggris Viral Lagi Usai Tim Samba Tersingkir di 16 Besar Piala Dunia 2026

Penulis: Yasir  •  Jumat, 10 Juli 2026 | 02:00:01 WIB
Legenda Brasil, Cafu, kembali jadi sorotan usai Tim Samba tersingkir di 16 besar Piala Dunia 2026.

SULAWESI TENGGARA — Kegagalan Brasil melaju ke perempat final Piala Dunia 2026 memperpanjang puasa gelar yang sudah berlangsung sejak 2002. Tim Samba bahkan tak pernah mencapai partai puncak lagi, termasuk saat menjadi tuan rumah pada 2014 silam.

Kekalahan dari Norwegia di fase gugur ini sontak mengingatkan publik pada peringatan keras yang pernah dilontarkan Cafu. Legenda dengan dua trofi Piala Dunia itu sudah memprediksi nasib buruk timnas sejak 2023 lalu.

Prediksi Cafu yang Terbukti: "Kans Brasil Kecil"

"Kans Brasil untuk menangi Piala Dunia 2026? Kecil," ujar Cafu saat itu. Dua tahun kemudian, perkataannya terbukti tepat ketika Vini Jr dan kawan-kawan harus angkat koper lebih awal.

Dalam wawancara tahun 2023 yang dilansir One Football, eks kapten tim Samba itu secara spesifik menyoroti para pemain Brasil yang berkarier di Premier League. Menurutnya, atmosfer kompetisi di Inggris justru menjerumuskan pemain ke dalam zona nyaman.

LaLiga Lebih Baik dari Premier League Versi Cafu

"Saya lebih memilih LaLiga dibanding Liga Inggris. Di LaLiga, mereka tidak harus banyak bicara di depan TV dan bicara banyak drama atau banyak sanjungan," tegas Cafu.

Pemilik 142 caps bersama Brasil itu menilai publikasi berlebihan di Inggris membuat pemain cepat berpuas diri. "Bayangkan, Anda dicuci otak setiap pekan dengan disebut-sebut sebagai pemain terbaik di dunia. Padahal, faktanya adalah sebaliknya," tambahnya.

Di skuad Brasil saat ini, setidaknya ada enam pemain yang bermain di Premier League: Gabriel Magalhães (Arsenal), Bruno Guimaraes (Newcastle), Casemiro (eks Manchester United yang kontraknya habis musim panas ini), Gabriel Martinelli (Arsenal), Igor Thiago (Brentford), dan Matheus Cunha (Wolves).

Mentalitas Jadi Biang Kerok Kegagalan Berulang

Secara umum, Cafu menitikberatkan kritiknya pada masalah mentalitas. Ia menilai pemain Brasil harus terus menempa diri dan tidak larut dalam pujian media atau komentator.

"Omongan media atau pundit bisa menghanyutkan, maka fokus kepada diri sendiri," pesan Cafu yang kini kembali viral setelah kekalahan memalukan dari Norwegia.

Kegagalan di Piala Dunia 2026 ini menjadi tamparan keras bagi generasi emas Brasil. Dengan materi pemain yang mayoritas berkarier di Eropa, publik mulai mempertanyakan apakah kritik Cafu selama ini memang benar adanya.

Reporter: Yasir
Sumber: sport.detik.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top