MUNA — Setelah dokumen administrasi dinyatakan lengkap, KKP langsung menyerahkan lokasi pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Desa Labone, Kecamatan Lasalepa, kepada penyedia jasa CV Niscala Indo Raya. Wakil Sah PPK Direktorat Perikanan Tangkap KKP, Safruddin, menegaskan bahwa penyerahan ini menjadi tanda dimulainya pekerjaan proyek senilai Rp 4,2 miliar.
"Pasca penyerahan lokasi ini penyedia sudah bisa action melakukan pekerjaan," kata Safruddin.
Proyek ini akan dibangun di atas lahan milik Desa Labone seluas kurang lebih 900 meter persegi. Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (KP) Kabupaten Muna, Akira, menyebutkan sejumlah fasilitas akan dibangun untuk menunjang aktivitas nelayan setempat.
Adapun infrastruktur yang akan dikerjakan meliputi tambatan perahu, kios perbekalan, shelter pendaratan ikan, pabrik es portabel, tangki air, instalasi pengolahan air limbah (ipal) biotech, dan jalan kawasan. Setelah konstruksi selesai, pemerintah juga akan memberikan bantuan sarana prasarana alat tangkap modern.
Kadis KP Muna Akira menjelaskan bahwa seluruh fasilitas KNMP akan menjadi aset desa. Pengelolaannya nanti akan dilakukan oleh Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) setempat.
"Dibangunnya KNMP ini akan banyak memberi manfaat bagi masyarakat," terang Akira.
Camat Lasalepa, Asgar Arianto, bersama Kepala Desa Labone, Agusalim, memastikan tidak akan ada kendala dalam proses pembangunan. Sebab, lahan yang digunakan merupakan aset desa yang sudah jelas statusnya.
Asgar menegaskan bahwa pemerintah kecamatan bersama pemerintah desa dan masyarakat berkomitmen mendukung kelancaran proyek. "Kita pastikan proses pelaksanaan pembangunan akan berjalan aman tanpa ada gangguan dari pihak-pihak luar," tegas Asgar.
Proses pembangunan akan diawali dengan Pre-Construction Meeting (PCM) dan Mutual Check 0% (MC-0) sebelum kontraktor memulai pekerjaan fisik di lapangan.