Pencarian

Peringati HUT ke-42, Penshutindo Sultra Tanam Pohon, Donor Darah, dan Jenguk Pensiunan Lansia

Kamis, 14 Mei 2026 • 13:39:01 WIB
Peringati HUT ke-42, Penshutindo Sultra Tanam Pohon, Donor Darah, dan Jenguk Pensiunan Lansia
Wakil Ketua Penshutindo Sultra menanam bibit pohon di Yayasan Pesantren Ummusshabri dalam rangka HUT ke-42.

KENDARI — Semarak HUT ke-42 Penshutindo Sulawesi Tenggara berlangsung selama dua hari, 4-5 Mei 2026. Rangkaian kegiatan dibuka dengan penanaman puluhan bibit pohon di Yayasan Pesantren Ummusshabri, Senin (4/5/2026). Bibit yang ditanam meliputi pohon cempaka, tanjung, dan sejumlah pohon peneduh di halaman depan masjid.

Bukan Sekadar Seremonial, Tapi Sedekah Jariyah

Wakil Ketua Penshutindo Sultra, H. Ansar, menegaskan aksi penghijauan itu bukan agenda seremonial belaka. “Kegiatan menanam pohon hari ini adalah ikhtiar nyata dalam menjaga amanah Allah SWT sebagai khalifah di bumi untuk merawat alam. Kita menanam hari ini bukan hanya untuk diri kita sendiri, tetapi sebagai sedekah jariyah bagi lingkungan dan generasi mendatang,” ujarnya.

Menurut Ansar, para pensiunan ingin tetap aktif, produktif, dan menjaga solidaritas. “Kita buat acara ramah tamah dengan para ina-ina, uma-uma yang lansia. Walaupun sudah pensiun harus tetap produktif, tetap kompak dan saling memotivasi,” katanya.

Jenguk Sesepuh Berusia 86 Tahun

Usai penanaman pohon, pengurus melakukan anjangsana ke rumah pensiunan yang sakit dan lanjut usia. Salah satu yang dikunjungi adalah Zaelany Sam A Rizal, mantan KBTU Kanwil Kehutanan Sultra yang kini berusia 86 tahun. Kunjungan ini menjadi momen haru karena menunjukkan tali silaturahmi tak putus meski masa purnabakti telah tiba.

Donor Darah dan Edukasi Stroke di Puncak Acara

Puncak peringatan digelar di Aula Dinas Kehutanan Sultra, Selasa (5/5/2026). Sebelum ramah tamah, puluhan anggota mengikuti bakti sosial donor darah yang digelar bekerja sama dengan PMI Kendari. Hasilnya, belasan kantong darah berhasil terkumpul.

Pada kesempatan yang sama, para peserta mengikuti penyuluhan kesehatan tentang stroke yang dibawakan dokter spesialis saraf, dr. Ashaeryanto, MMed.Ed, Sp.N. Materi mencakup bahaya stroke, penanganan cepat, serta pentingnya menjaga kesehatan di usia lanjut. Acara ramah tamah kemudian diisi pembacaan doa dan pemotongan tumpeng sebagai simbol kebersamaan.

Lebih dari 400 Pensiunan, Dana dari Iuran Anggota

Ketua Penshutindo Sultra, Drs. H. Haris, menjelaskan bahwa organisasi yang berdiri sejak 30 April 1984 ini awalnya bernama Himpunan Pensiunan Kehutanan (HPK) sebelum berganti nama menjadi Penshutindo pada 2019. Setelah vakum, mereka aktif kembali sejak tahun lalu dengan pertemuan rutin tiga bulan sekali di rumah anggota.

Saat ini, jumlah pensiunan kehutanan di Sultra tercatat lebih dari 400 orang dan terus bertambah setiap tahun. Seluruh kegiatan dibiayai secara mandiri dari iuran anggota sebesar Rp10 ribu per bulan serta sumbangan sukarela pengurus. “Kalau ada kegiatan seperti sekarang ini, biasanya anggota dan pengurus ikut membantu secara sukarela,” ujar Haris.

Sejumlah tokoh hadir dalam acara puncak, di antaranya mantan Kepala Dinas Kehutanan Sultra Sahid, Ketua PWRI Sultra H. Yusran Silondae, serta para pensiunan pejabat kehutanan dan lingkungan hidup di Sultra.

Bagikan
Sumber: lajur.co

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks