Pencarian

Prabowo Sebut BUMN Seperti Pertamina, PLN, dan BRI Sarang Korupsi, Danantara Jadi Alat Penertiban

Selasa, 14 Juli 2026 • 10:34:31 WIB
Prabowo Sebut BUMN Seperti Pertamina, PLN, dan BRI Sarang Korupsi, Danantara Jadi Alat Penertiban
Presiden Prabowo menyampaikan pernyataan mengenai praktik korupsi di sejumlah BUMN seperti Pertamina, PLN, dan BRI dalam sambutannya di Jakarta.

SULAWESI TENGGARA — Prabowo tidak main-main. Ia mengkritik tata kelola BUMN yang dinilai sudah lama menjadi celah korupsi. “BUMN-BUMN itu akan kita tertibkan. Selama ini BUMN-BUMN itu sumber korupsi! Saudara ingin Presidenmu bicara apa adanya kan?” ujar Prabowo dalam sambutannya di Jakarta.

Danantara: Konsolidasi 1.000 BUMN Menuju Dana Raksasa Global

Pemerintahan Prabowo mengklaim telah mengkonsolidasikan lebih dari 1.000 perusahaan pelat merah ke dalam satu wadah, BPI Danantara. Langkah ini bertujuan memperketat pengawasan dan menekan kebocoran di perusahaan seperti Pertamina (energi), PLN (kelistrikan), BRI (perbankan), dan Telkom (telekomunikasi).

Total aset yang terkumpul di Danantara mencapai US$1 triliun. Dengan angka itu, dana abadi Indonesia langsung melesat menjadi salah satu sovereign wealth fund (SWF) terbesar di dunia, tepatnya di peringkat kelima atau keenam. “Mungkin kelima atau keenam terbesar di dunia! Di dunia! Jadi jangan kita selalu pesimis, rendah diri. Rendah hati harus, jangan rendah diri,” ungkap Prabowo.

Pesan di Balik Peringatan Hari Koperasi

Pernyataan keras Prabowo justru disampaikan di forum yang identik dengan ekonomi kerakyatan. Ia seolah menegaskan perbedaan antara tata kelola BUMN yang sarat kepentingan dengan prinsip gotong royong koperasi. Meski tidak merinci kasus korupsi spesifik, pernyataan ini menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah akan melakukan audit besar-besaran dan pembersihan di tubuh perusahaan negara.

Praktik korupsi di BUMN bukan isu baru. Dalam beberapa tahun terakhir, sejumlah kasus menyeret petinggi perusahaan pelat merah, mulai dari impor gula di Perum Bulog hingga dugaan korupsi pengadaan batu bara di PLN. Penggabungan aset ke Danantara diyakini menjadi alat kontrol untuk memudahkan pengawasan transparansi keuangan BUMN.

Belum ada pernyataan resmi dari direksi Pertamina, PLN, atau BRI menanggapi pernyataan presiden. Namun, pasar dan investor diprediksi akan mencermati langkah konkret pemerintah dalam menertibkan BUMN, terutama menyangkut kebijakan dividen dan efisiensi operasional perusahaan plat merah ke depan.

Bagikan
Sumber: bloombergtechnoz.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks