KOLAKA — Ratusan warga di Kecamatan Pomalaa, Kabupaten Kolaka, menerima manfaat dari penyaluran 12 ekor sapi kurban oleh PT ANTAM Tbk UBP Nikel Kolaka pada perayaan Iduladha tahun ini. Hewan kurban tersebut disalurkan melalui masjid-masjid dan lingkungan sekitar perusahaan.
Proses Penyaluran: Dari Perusahaan ke Masjid-Masjid
Proses penyaluran dilakukan secara bertahap. ANTAM UBP Nikel Kolaka menyerahkan hewan kurban kepada pengurus masjid dan tokoh masyarakat di Pomalaa untuk kemudian dipotong dan dibagikan kepada warga yang membutuhkan. Sebagian sapi juga dialokasikan untuk jajaran Pemkab Kolaka.
Manajer Umum dan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan ANTAM UBP Nikel Kolaka, Agus Ariyanto, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan tradisi tahunan yang terus dijalankan. "Penyaluran hewan kurban ini wujud kepedulian perusahaan kepada masyarakat sekitar," ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima media, Senin lalu.
Lokasi dan Penerima Manfaat
Penyembelihan hewan kurban dipusatkan di beberapa titik di Kecamatan Pomalaa. Daging sapi kemudian didistribusikan langsung ke rumah-rumah warga, terutama mereka yang kurang mampu dan lanjut usia. Selain di lingkungan pabrik, perusahaan juga menyalurkan bantuan ke instansi pemerintah daerah.
Program ini disambut antusias oleh warga setempat. Salah satu penerima manfaat, La Ode Arif, mengaku bersyukur atas bantuan tersebut. "Alhamdulillah, ini sangat membantu kami yang ingin merayakan Iduladha tapi belum mampu membeli hewan kurban sendiri," katanya.
Komitmen Sosial Perusahaan di Wilayah Operasi
ANTAM UBP Nikel Kolaka menegaskan bahwa kegiatan kurban ini bukan sekadar seremonial tahunan. Perusahaan berkomitmen menjalin hubungan harmonis dengan masyarakat di sekitar area tambang melalui berbagai program sosial dan keagamaan. Selain kurban, ANTAM juga rutin menyalurkan bantuan pendidikan dan kesehatan di Kabupaten Kolaka.
Ke depan, perusahaan berencana terus meningkatkan jumlah hewan kurban yang disalurkan seiring dengan kebutuhan masyarakat. "Kami akan evaluasi setiap tahun agar manfaatnya bisa dirasakan lebih luas lagi," tambah Agus Ariyanto.