KOLAKA UTARA — Penghargaan yang digelar Kementerian Dalam Negeri bekerja sama dengan Kompas ini menjadi pengakuan atas strategi pembangunan daerah yang berfokus pada sektor unggulan. Bupati Kolaka Utara, Nur Rahman Umar, menyebut program Revitalisasi Kakao sebagai terobosan utama yang melibatkan usia produktif secara masif.
“Program Revitalisasi Kakao merupakan sebuah terobosan untuk menurunkan angka pengangguran terbuka. Usia-usia produktif terlibat dalam program ini, dimulai dari sektor hulu melalui budidaya kakao dan kini berkembang hingga ke sektor hilirisasi produksi,” ujarnya.
Dari Kebun hingga Pabrik: Bagaimana Kakao Menyerap Tenaga Kerja?
Revitalisasi kakao tidak hanya meningkatkan produktivitas perkebunan rakyat. Program ini membuka rantai lapangan kerja baru: dari pembibitan, pemeliharaan tanaman, panen, hingga pengolahan hasil kakao. Setiap tahapan melibatkan tenaga kerja lokal yang sebelumnya tidak terserap di sektor formal.
Pemerintah daerah juga mendorong hilirisasi produksi kakao. Hasil olahan tidak lagi dijual mentah, melainkan diolah menjadi produk setengah jadi atau jadi yang bernilai tambah. Langkah ini memperpanjang masa kerja dan meningkatkan pendapatan petani serta buruh tani.
UMKM dan Padat Karya: Dua Mesin Ekonomi Desa
Selain sektor perkebunan, pertumbuhan UMKM di berbagai wilayah Kolaka Utara menjadi faktor kunci. Meningkatnya jumlah pelaku usaha mikro dan kecil membantu menyerap tenaga kerja lokal sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat di tingkat kampung.
Pemerintah daerah juga menjalankan program padat karya di desa. Program ini melibatkan masyarakat secara langsung dalam kegiatan pembangunan infrastruktur dasar, seperti perbaikan jalan usaha tani, irigasi tersier, dan fasilitas umum. Hasilnya, warga desa mendapatkan penghasilan tambahan tanpa harus merantau ke kota.
Pesaing Ketat: Kolaka dan Konawe Kepulauan
Pada ajang yang sama, kategori Penurunan Angka Pengangguran tingkat kabupaten menempatkan Kabupaten Kolaka sebagai peraih Terbaik I, Kabupaten Konawe Kepulauan Terbaik II, dan Kabupaten Kolaka Utara Terbaik III. Capaian ini menunjukkan bahwa pendekatan pembangunan berbasis sektor unggulan daerah dan pemberdayaan ekonomi masyarakat mampu memberikan hasil nyata.
Bupati Nur Rahman Umar berharap penghargaan ini menjadi penyemangat bagi seluruh jajaran pemerintah daerah untuk terus memperkuat program yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat, khususnya dalam menciptakan lapangan kerja dan memperluas kesempatan berusaha bagi warga Kolaka Utara.