BAUBAU — Tanpa peringatan dini cuaca ekstrem, masyarakat Sulawesi Tenggara tetap diminta waspada terhadap perubahan cuaca yang bisa terjadi tiba-tiba. Potensi hujan ringan paling signifikan diprakirakan terjadi pada rentang siang hingga sore hari di tiga wilayah berbeda.
Wilayah Mana yang Berpotensi Hujan?
Pada pagi hari, hujan ringan hanya diprakirakan terjadi di Buton Utara. Sementara itu, daerah lainnya seperti Kendari, Baubau, Kolaka, dan Muna diperkirakan cerah berawan sejak pagi.
Memasuki siang hingga sore hari, cakupan hujan meluas. Tiga daerah yang perlu diantisipasi adalah Konawe Kepulauan, Buton Utara, dan Konawe Utara. BMKG mengimbau warga yang beraktivitas di luar ruangan di wilayah ini untuk tetap membawa jas hujan atau payung.
Kondisi Malam Hari dan Suhu Udara
Memasuki malam hingga dini hari, cuaca di hampir seluruh wilayah Sulawesi Tenggara diprakirakan kembali cerah berawan. Artinya, aktivitas masyarakat seperti berdagang di pasar malam atau berkumpul di ruang terbuka diperkirakan tidak terganggu.
Suhu udara diprakirakan berada di kisaran 22 hingga 33 derajat Celsius. Kelembapan udara cukup tinggi, yakni antara 55 hingga 95 persen. Angin bertiup dari arah timur hingga selatan dengan kecepatan 2 hingga 20 kilometer per jam.
Imbauan untuk Nelayan dan Pelaku Transportasi Laut
Meski tidak ada peringatan dini, BMKG secara khusus mengingatkan nelayan dan pelaku transportasi laut untuk terus memantau informasi cuaca terbaru. Kondisi laut bisa berubah cepat meski prakiraan menunjukkan cuaca cerah berawan.
Masyarakat diimbau mengakses kanal resmi BMKG untuk pembaruan cuaca secara berkala, terutama jika hendak melaut atau bepergian jarak jauh di dalam provinsi.