Pencarian

Bupati Konawe Yusran Akbar Tegaskan PPPK Tulang Punggung Birokrasi, 4 Pilar Visi Jadi Pegangan Kerja Aparatur

Selasa, 04 Agustus 2026 • 13:39:31 WIB
Bupati Konawe Yusran Akbar Tegaskan PPPK Tulang Punggung Birokrasi, 4 Pilar Visi Jadi Pegangan Kerja Aparatur
Bupati Konawe Yusran Akbar memberikan arahan kepada PPPK dalam orientasi dan keselarasan visi di Gedung Wekoila, Unaaha, Senin (3/8/2026).

UNAAHA — Pemerintah Kabupaten Konawe menggelar orientasi dan keselarasan visi bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) gelombang II di Gedung Wekoila, Unaaha, Senin (3/8/2026). Kegiatan ini diikuti aparatur dari berbagai sektor, mulai dari pendidikan, kesehatan, pertanian, hingga administrasi teknis.

Bupati Konawe H. Yusran Akbar, ST, dalam pemaparannya menegaskan peran strategis PPPK dalam pemerintahan daerah. Ia mengajak seluruh aparatur mengubah paradigma kerja lama menuju pola pikir yang adaptif, inovatif, dan berorientasi pada hasil.

“PPPK adalah inti kekuatan pemerintah. Di mana pun Saudara ditempatkan, jadikan itu sebagai ruang pengabdian tertinggi. Jangan berhenti belajar, sederhanakan proses kerja, dan dukung transformasi digital,” tegas Yusran.

Empat Pilar Visi yang Jadi Pegangan Kerja PPPK

Dalam paparannya, Yusran menjabarkan empat pilar visi Kabupaten Konawe yang harus diimplementasikan setiap PPPK. Pertama, membangun daya saing daerah melalui kompetensi berkelanjutan, inovasi pelayanan, dan transformasi digital lewat Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).

Kedua, menjadi penggerak kesejahteraan di semua sektor. Kolaborasi lintas sektor menjadi kunci, terutama di bidang pendidikan yang disebut sebagai ujung tombak sumber daya manusia, kesehatan, pertanian dan pangan, serta tata kelola administrasi yang akurat.

Ketiga, penguatan profesionalisme dan disiplin. Setiap aparatur dituntut hadir dengan kinerja terukur, menjaga netralitas, serta menghindari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) dan penyebaran hoaks.

Keempat, integritas dan pengabdian. Yusran mengingatkan PPPK untuk tidak bertanya tentang apa yang akan diperoleh dari pemerintah daerah, melainkan apa yang bisa diberikan kepada masyarakat Konawe.

Pelayanan Publik Menjangkau 28 Kecamatan

Kabupaten Konawe memiliki luas wilayah 6.118,72 km² dengan 28 kecamatan dan 57 kelurahan. Jumlah penduduknya mencapai 270.829 jiwa yang tersebar, sehingga tantangan geografis menjadi perhatian utama dalam pemberian layanan.

Yusran menekankan pentingnya pelayanan publik yang cepat, merata, dan transparan, baik di wilayah perkotaan maupun pelosok daerah. Seluruh aparatur diminta berpusat pada kepentingan masyarakat tanpa kecuali.

Lanjutan Dekade Kerja Nyata

Orientasi ini merupakan kelanjutan dari program “Dekade Kerja Nyata” yang dicanangkan Yusran pada awal 2026. Instruksinya tegas: seluruh ASN meninggalkan pola kerja seremonial dan beralih ke kerja terukur serta akuntabel.

Yusran juga memerintahkan BKPSDM segera menuntaskan redistribusi PNS dan PPPK ke desa-desa serta kelurahan. Langkah ini untuk memperkuat pelayanan dasar di akar rumput.

Di akhir pemaparannya, Yusran mengajak seluruh PPPK memiliki komitmen bersama: “Satu aparatur, satu pengabdian, satu tujuan: Pelayanan terbaik untuk masyarakat Konawe.”

Kegiatan orientasi ini dihadiri Sekda Konawe Dr Ferdinand, Plt Kepala BKPSD Erjuna Rasdjan, Plt Kadis PU Robin Hermansyah, Kadis Kominfo Suparjo, serta sejumlah kepala OPD. Momentum ini menjadi ajang penyelarasan visi antara pimpinan daerah dan jajaran aparatur sipil untuk mewujudkan Konawe yang berdaya saing, sejahtera, adil, dan berkelanjutan.

Follow kabarbaubau.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: persadakita.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks