KENDARI — Dinas Ketahanan Pangan (Ketapang) Kota Kendari mulai memastikan kesiapan distribusi bantuan beras untuk warga kurang mampu. Kepala Dinas Ketapang Abdul Rauf meninjau langsung stok beras di Gudang Bulog Sulawesi Tenggara, Kamis, untuk memastikan kualitas dan ketersediaan logistik sebelum disalurkan ke kelurahan-kelurahan.
Bantuan pangan ini merupakan program pemerintah pusat yang disalurkan melalui Bapanas. Setiap keluarga penerima manfaat akan mendapatkan jatah beras selama tiga bulan ke depan sebagai upaya meringankan beban ekonomi rumah tangga.
Data Penerima Berasal dari DTSEN, Ada 903 Kuota Cadangan
Penyaluran bantuan ini mengacu pada Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Dari pendataan tersebut, tercatat 27.600 warga Kota Kendari masuk kategori layak menerima bantuan.
Selain itu, pemerintah menyiapkan 903 orang sebagai kuota cadangan. Langkah ini diambil untuk mengantisipasi jika terjadi perubahan data atau kebutuhan mendesak di lapangan.
"Kami juga memastikan penyaluran bantuan beras ini tepat sasaran sesuai data yang ada di masing-masing kelurahan," ujar Abdul Rauf di Kendari, Kamis.
Kualitas Beras Dijamin Layak Konsumsi
Pemkot Kendari memberikan perhatian khusus pada kualitas bahan pangan yang disalurkan. Pengecekan dilakukan langsung di gudang penyimpanan untuk memastikan beras dalam kondisi baik dan layak dikonsumsi masyarakat.
Langkah ini dinilai penting karena bantuan tidak hanya bertujuan meringankan beban ekonomi, tetapi juga menjaga asupan gizi warga kurang mampu.
Stok Pangan Kota Kendari Dipastikan Aman Sepanjang 2026
Abdul Rauf menegaskan bahwa ketersediaan pangan di Kota Kendari berada dalam kondisi aman untuk tahun 2026. Hal ini menjadi jaminan bahwa program bantuan dan kebutuhan pangan masyarakat secara umum dapat terpenuhi.
Pendistribusian bantuan beras akan dilakukan melalui masing-masing kelurahan di Kendari. Mekanisme ini memudahkan warga untuk mengakses bantuan tanpa harus menempuh jarak jauh ke kantor dinas.
"Yang pasti stok pangan kita di Kota Kendari masih aman untuk 2026 ini," jelas Abdul Rauf.
Pihaknya berharap bantuan yang disalurkan dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya oleh para penerima manfaat untuk memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari.