SULAWESI TENGGARA — Ravenna memperkenalkan Ronaldinho di hadapan ribuan penggemar dalam acara bertajuk "Ronaldinho Day" di sebuah pantai kota, Jumat (11/10). Meski diguyur hujan, para suporter tetap antusias menyaksikan momen pemain yang pernah berseragam Paris St-Germain, Barcelona, dan AC Milan tersebut.
"Saya sangat senang berada di sini bersama teman-teman. Kami punya tim yang bisa melakukan hal baik," kata Ronaldinho dalam acara perkenalan tersebut.
Target 300 Gol dan Peran di Tim
Ronaldinho yang pensiun dari sepak bola profesional pada 2015 lalu mengaku kondisi fisiknya masih prima. Ia bahkan memasang target romantis untuk mencetak gol ke-300 dalam kariernya sebagai penutup perjalanan sepak bolanya.
"Seperti yang kalian lihat, saya dalam kondisi bugar dan merasa baik. Jika saya bisa mencetak gol ke-300, itu akan menjadi sesuatu yang lebih indah," ujarnya.
Meski demikian, Ronaldinho belum bisa dipastikan tampil di laga perdana Ravenna melawan Reggiana pada Senin (14/10). Ia menyerahkan keputusan tersebut sepenuhnya kepada pelatih.
Bukan Sekadar Aksi Pemasaran
Pemilik Ravenna, Ignazio Cipriani, menegaskan bahwa keterlibatan Ronaldinho bukan sekadar gimmick pemasaran. Pengusaha Italia-Amerika yang membeli klub sejak 2024 itu pertama kali mengumumkan rencana comeback Ronaldinho pada Juni lalu saat menghadiri Piala Dunia di Miami.
"Tujuannya romantis, mencoba mencetak gol terakhirnya. Keterlibatannya bukan isyarat simbolis atau aksi pemasaran untuk membuat orang membicarakan kami," tegas Cipriani.
Karier Legendaris dan Ambisi Ravenna
Ronaldinho tercatat sebagai salah satu pemain terbaik generasinya. Ia membawa Brasil juara Piala Dunia 2002 dengan mencetak gol kemenangan di perempat final melawan Inggris, serta meraih Ballon d'Or pada 2005.
Pertandingan resmi terakhirnya terjadi pada September 2015 saat membela Fluminense di Brasil. Kini, ia kembali ke Italia untuk membantu Ravenna yang musim lalu finis ketiga di Grup B Serie C dan berambisi promosi ke Serie B—divisi yang terakhir mereka rasakan pada 2008.