Pencarian

Warga Takalar Hadang Truk Tangki Pertamina, SPBU Kosong Sejak Pagi

Selasa, 15 September 2026 • 14:17:31 WIB
Warga Takalar Hadang Truk Tangki Pertamina, SPBU Kosong Sejak Pagi
Warga menghadang truk tangki Pertamina di Takalar saat SPBU kehabisan stok sejak pagi.

SULAWESI TENGGARAParagraf pembuka: Truk tangki yang seharusnya mengirim BBM ke Bulukumba itu dihentikan paksa oleh warga yang sudah kehabisan kesabaran. Kericuhan sempat pecah sebelum aparat kepolisian turun tangan dan memastikan armada bisa melanjutkan perjalanan. Kejadian di SPBU Panaikang menjadi puncak dari antrean panjang yang juga melanda sejumlah SPBU di Makassar.

Antrean 10 Jam dan SPBU yang Kosong Sejak Pagi

Kelangkaan di SPBU Panaikang bukan persoalan satu-dua jam. Stok Pertalite, Pertamax, dan Solar habis sejak pagi, sementara warga dan pengendara terus berdatangan.

Antrean kendaraan roda dua dan roda empat meluap hingga ke jalan raya dan mengganggu arus lalu lintas. Sebagian pengendara mengaku menunggu lebih dari 10 jam tanpa kepastian kapan BBM akan tersedia.

Kondisi serupa terjadi di sejumlah SPBU wilayah Makassar. Di sana, pengendara harus mengantre hingga 5 jam hanya untuk mendapatkan Pertalite.

Pemkot Makassar Batasi Pembelian, Ganjil Genap Diberlakukan

Pemerintah Kota Makassar bergerak cepat mengurai antrean. Pembelian BBM dibatasi dan sistem ganjil genap diterapkan di SPBU yang terdampak.

Langkah itu disebut sebagai antisipasi sementara hingga pasokan kembali normal. Pembatasan ini menyasar pembeli yang datang berulang dalam sehari, terutama kendaraan dengan tangki tidak standar.

Bahlil Bantah Kelangkaan, Tuding Tangki Modifikasi

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia membantah tuduhan kelangkaan BBM di Sulawesi dan Sumatra. Ia menegaskan cadangan BBM nasional masih aman di atas standar minimum, yakni tahan untuk lebih dari 20 hari.

Menurut Bahlil, pemicu utama antrean panjang adalah ulah oknum warga yang memodifikasi tangki kendaraan untuk menimbun BBM bersubsidi. Polisi menemukan sejumlah moda transportasi, seperti mobil pribadi dan truk, yang tangkinya dimodifikasi hingga mampu menampung 700 liter sampai 1 ton BBM.

Temuan itu menjelaskan mengapa antrean bisa terjadi meski pasokan nasional dinilai cukup. BBM bersubsidi yang seharusnya dinikmati pengendara biasa berpotensi berpindah ke pihak yang menimbun untuk dijual kembali.

Dampak ke Warga dan Pengendara di Sulawesi Selatan

Bagi warga Takalar dan Makassar, persoalan ini bukan soal angka cadangan nasional. Mereka berhadapan langsung dengan SPBU kosong, antrean berjam-jam, dan ketidakpastian pasokan harian.

Pengendara roda dua yang mengandalkan Pertalite untuk kerja harian paling terdampak. Sebagian terpaksa menunda perjalanan atau membeli di pengecer dengan harga lebih tinggi.

Di sisi lain, insiden pengadangan truk tangki menunjukkan risiko keamanan bagi armada distribusi Pertamina. Truk yang seharusnya melanjutkan perjalanan ke Bulukumba sempat tertahan, berpotensi mengganggu jadwal pasokan ke wilayah lain.

Penutup: Ketegangan di Takalar memperlihatkan bahwa kelangkaan BBM di daerah tidak selalu soal cadangan nasional, melainkan soal distribusi dan pengawasan di lapangan. Selama tangki modifikasi dan penimbunan belum tertangani tuntas, antrean panjang di SPBU Sulawesi berpotensi berulang.

Follow kabarbaubau.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: inews.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks