Pencarian

Dandim 1417/Kendari Bacakan Pidato Menteri di Harkitnas ke-118, Sorot Kedaulatan Informasi hingga Perlindungan Anak di Bawah 16 Tahun

Rabu, 20 Mei 2026 • 13:44:27 WIB
Dandim 1417/Kendari Bacakan Pidato Menteri di Harkitnas ke-118, Sorot Kedaulatan Informasi hingga Perlindungan Anak di Bawah 16 Tahun
Dandim 1417/Kendari membacakan pidato Menteri Komunikasi dan Digital dalam peringatan Harkitnas ke-118.

KENDARI — Upacara bendera di Makodim 1417/Kendari kali ini bukan sekadar seremonial rutin. Di hadapan jajaran perwira, bintara, tamtama, hingga unit intelijen, Dandim Danny A.P Girsang menyampaikan pesan pusat tentang perubahan besar tantangan bangsa di era digital.

Dalam pidato yang dibacakannya, Menteri Komunikasi dan Digital menekankan bahwa Indonesia kini menghadapi ancaman baru yang tak kalah genting dari ancaman fisik. Jika dulu perjuangan berfokus pada kedaulatan teritorial, kini prioritas bergeser pada kedaulatan informasi dan percepatan transformasi digital.

“Semangat kebangkitan yang dulu dipelopori oleh organisasi Boedi Oetomo kembali digaungkan sebagai inspirasi untuk memperkuat solidaritas sosial dan literasi digital di era kekinian,” demikian bunyi pidato yang dikutip dalam siaran resmi.

PP TUNAS dan Perlindungan Anak di Bawah 16 Tahun

Salah satu poin krusial dalam pidato tersebut adalah kebijakan perlindungan generasi muda di ruang digital. Pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto telah menerbitkan PP Nomor 17 Tahun 2025, yang dikenal dengan PP TUNAS.

Regulasi ini secara spesifik membatasi akses media sosial bagi anak di bawah usia 16 tahun. Langkah itu menjadi bagian dari strategi besar menjaga tunas bangsa di tengah derasnya arus digitalisasi yang kerap membawa dampak negatif bagi perkembangan psikologis anak.

Program Strategis Pemerintah yang Disampaikan

Pidato yang dibacakan Dandim Danny A.P Girsang juga menggarisbawahi komitmen pemerintah dalam membangun ekosistem kesejahteraan menyeluruh. Sejumlah program strategis menjadi sorotan: Program Makan Bergizi Gratis, pembangunan Sekolah Rakyat dan Sekolah Garuda, serta layanan Cek Kesehatan Gratis.

Tak ketinggalan, penguatan Koperasi Desa Merah Putih disebut sebagai instrumen untuk mendorong kemandirian ekonomi dari tingkat desa. Seluruh program itu, menurut pidato tersebut, harus dijalankan dengan berpedoman pada Asta Cita.

Mengusung Tema Jaga Tunas Bangsa

Mengusung tema “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara”, peringatan Harkitnas ke-118 di Kendari menjadi pengingat bahwa kebangkitan nasional bukan sekadar catatan sejarah. Upacara di Makodim 1417/Kendari menegaskan komitmen berkelanjutan untuk menjawab tantangan zaman, yang kini bergerak dari medan fisik menuju ruang digital.

“Melalui momentum Harkitnas ini, seluruh elemen bangsa diajak untuk menjadikan Asta Cita sebagai pedoman dalam mewujudkan kemandirian nasional,” bunyi penggalan pidato yang dibacakan dalam upacara khidmat tersebut.

Bagikan
Sumber: radarkendari.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks