KENDARI — Bagi warga Sulawesi Tenggara yang hendak menyeberang dari Kendari ke sejumlah titik di Pulau Buton, jadwal kapal rute Kendari-Wanci, Pasarwajo, dan Lasalimu perlu dicermati. Layanan angkutan laut ini menjadi tulang punggung mobilitas warga yang bergantung pada transportasi laut untuk urusan dagang, keluarga, hingga pelayanan publik.
Rute dan Jam Keberangkatan dari Kendari
Kapasitas kapal yang melayani rute ini bervariasi, mulai dari kapal cepat (speedboat) hingga kapal feri reguler. Untuk tujuan Wanci (ibukota Kabupaten Wakatobi), kapal biasanya berangkat dari Pelabuhan Nusantara Kendari pada pagi atau sore hari, tergantung cuaca dan kondisi laut. Sementara itu, rute ke Pasarwajo dan Lasalimu di Kabupaten Buton memiliki jadwal yang lebih fleksibel, sering kali menyesuaikan dengan jumlah penumpang dan muatan barang.
Pasarwajo dan Lasalimu, Dua Tujuan Utama di Buton
Dari Kendari, kapal menuju Pasarwajo memakan waktu sekitar 4-6 jam perjalanan laut. Pelabuhan Pasarwajo menjadi pintu masuk utama bagi warga yang hendak ke pusat pemerintahan Kabupaten Buton. Adapun tujuan Lasalimu, yang terletak di pesisir timur Buton, biasanya dilayari dengan kapal yang lebih kecil karena kondisi dermaga yang terbatas.
Tips bagi Penumpang: Cek Cuaca dan Datang Lebih Awal
Penumpang diimbau untuk selalu mengecek prakiraan cuaca dari BMKG sebelum berangkat. Ombak tinggi dan angin kencang kerap mengganggu jadwal pelayaran di perairan Teluk Kendari dan Laut Banda. "Sebaiknya datang ke pelabuhan setidaknya satu jam sebelum jam keberangkatan yang tertera, terutama jika membawa barang dagangan atau kendaraan," ujar salah satu petugas pelabuhan setempat.
Alternatif Transportasi dan Harga Tiket
Selain kapal reguler, tersedia juga pilihan kapal cepat (speedboat) yang menawarkan waktu tempuh lebih singkat, namun dengan harga tiket yang lebih mahal. Untuk rute Kendari-Wanci, misalnya, tiket kapal cepat bisa mencapai Rp 200.000 hingga Rp 300.000 per orang, tergantung kelas dan fasilitas. Sementara untuk feri reguler, tarifnya lebih terjangkau, berkisar Rp 50.000 hingga Rp 100.000 per penumpang.
Perkembangan Infrastruktur Pelabuhan di Wilayah Timur
Pemerintah daerah terus berupaya meningkatkan fasilitas pelabuhan di Lasalimu dan Pasarwajo. Proyek perbaikan dermaga dan penambahan kapasitas parkir kendaraan diharapkan rampung dalam tahun ini. Hal ini akan memperlancar distribusi logistik dan mobilitas warga, terutama menjelang musim panen raya dan hari raya keagamaan.
Untuk informasi lebih lanjut, penumpang dapat menghubungi kantor UPT Pelabuhan setempat atau mengeksplorasi aplikasi pelayaran resmi yang dikelola oleh ASDP Indonesia Ferry. Jadwal dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan, terutama saat cuaca buruk.