Pencarian

Wabup Kolaka Husmaluddin Minta Generasi Muda Jadikan Pancasila Ideologi Hidup di Tengah Gempuran Teknologi

Senin, 01 Juni 2026 • 14:39:49 WIB
Wabup Kolaka Husmaluddin Minta Generasi Muda Jadikan Pancasila Ideologi Hidup di Tengah Gempuran Teknologi
Wakil Bupati Kolaka Husmaluddin mengajak generasi muda menjadikan Pancasila sebagai ideologi hidup di era teknologi.

KOLAKA — Husmaluddin menegaskan bahwa kemajuan ekonomi dan teknologi yang pesat tidak boleh membuat bangsa kehilangan arah moral. Ia menyebut generasi muda sebagai penjaga masa depan yang memegang peranan krusial dalam mempertahankan nilai-nilai luhur Pancasila.

"Saya mengajak seluruh elemen bangsa, terutama generasi muda sebagai penjaga masa depan, untuk menjadikan Pancasila sebagai ideologi yang hidup. Jangan biarkan nilai-nilai luhur ini hanya menjadi hiasan di dinding kantor atau teks di buku sejarah," kata Husmaluddin dalam sambutannya.

Pancasila sebagai Bintang Penuntun di Tengah Disrupsi

Menurut Husmaluddin, situasi global yang diwarnai ketidakpastian, disrupsi teknologi, dan dinamika geopolitik menuntut Pancasila tetap menjadi "bintang penuntun" dan "jangkar moral" bagi bangsa. Ia menekankan bahwa Indonesia harus menunjukkan kepada dunia sebagai bangsa besar yang menjunjung tinggi religiusitas dengan semangat persatuan yang kuat.

"Selama darah Indonesia masih mengalir di tubuh kita, Pancasila akan senantiasa hidup dalam setiap denyut nadi seluruh anak bangsa di Republik yang kita cintai," ujarnya.

Tema 2026: Fondasi Perdamaian Dunia

Peringatan Hari Lahir Pancasila tahun 2026 mengusung tema "Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia". Husmaluddin menjelaskan, tema ini menegaskan bahwa nilai-nilai Pancasila tidak hanya relevan untuk menjaga keutuhan domestik di tengah keberagaman etnik, tetapi juga menjadi instrumen diplomasi internasional yang bebas aktif dalam menjembatani konflik dunia.

Upacara Dihadiri Forkopimda hingga Pelajar

Upacara peringatan di Kabupaten Kolaka tersebut turut diikuti oleh jajaran unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Aparatur Sipil Negara (ASN), tokoh masyarakat, serta para pelajar setempat. Kehadiran para pelajar menjadi simbol bahwa estafet nilai-nilai Pancasila harus terus diwariskan kepada generasi penerus.

Bagikan
Sumber: sultra.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks