Pencarian

Holding Logistik BUMN Resmi Menggabung ke PT Multi Terminal Indonesia, Praktisi Dorong 9 Langkah Strategis 100 Hari Pertama

Rabu, 08 Juli 2026 • 14:43:01 WIB
Holding Logistik BUMN Resmi Menggabung ke PT Multi Terminal Indonesia, Praktisi Dorong 9 Langkah Strategis 100 Hari Pertama
PT Multi Terminal Indonesia resmi menjadi entitas utama dalam holding logistik BUMN.

SULAWESI TENGGARA — Praktisi Logistik dan Supply Chain, Fauzan Fadel, B.Eng, MBA, menyambut positif langkah pemerintah yang menempatkan PT Multi Terminal Indonesia sebagai surviving entity dalam pembentukan holding BUMN logistik. Menurutnya, kombinasi kompetensi masing-masing perusahaan pelat merah merupakan modal kuat untuk menciptakan National Logistics Champion.

"Saya melihat holding logistik BUMN memiliki peluang besar menjadi National Logistics Champion. Kombinasi kompetensi yang dimiliki oleh masing-masing entitas merupakan modal yang sangat kuat," ujar Fauzan dalam keterangan tertulisnya, Senin (6/7/2026).

Bukan Sekadar Merger, Tapi Integrasi Bisnis

Fauzan menekankan bahwa nilai sesungguhnya dari sebuah holding tidak lahir dari penandatanganan dokumen hukum, melainkan dari keberhasilan mengintegrasikan bisnis, aset, pelanggan, sumber daya manusia, dan budaya kerja menjadi satu organisasi yang mampu menciptakan nilai tambah.

"Tantangannya bukan lagi bagaimana menggabungkan perusahaan, tetapi bagaimana mengubah tujuh kekuatan tersebut menjadi satu mesin pertumbuhan baru bagi logistik nasional," jelasnya.

Sembilan Prioritas untuk 100 Hari Pertama

Fauzan menjabarkan sembilan keputusan strategis yang dapat menjadi prioritas direksi holding dalam 100 hari pertama. Dua langkah awal yang paling krusial adalah audit aset dan pembentukan organisasi komersial terpadu.

Langkah pertama, direksi perlu memetakan seluruh aset logistik nasional yang dimiliki holding — mulai dari gudang, terminal, armada, hingga alat berat. "Direksi perlu mengetahui secara pasti tingkat utilisasi masing-masing aset, aset yang produktif, serta aset yang masih dapat dioptimalkan. Tanpa data tersebut, transformasi akan berjalan berdasarkan asumsi, bukan fakta," ucap Fauzan.

Kedua, holding perlu membentuk commercial office yang menangani seluruh pelanggan strategis nasional. Selama ini, pelanggan masih berhubungan dengan masing-masing perusahaan sehingga efisiensi layanan logistik belum maksimal. "Ke depan, holding logistik BUMN perlu memiliki satu organisasi komersial yang menawarkan layanan logistik secara terintegrasi," jelasnya.

Menuju National Logistics Champion

Pembentukan holding ini diharapkan mampu mendorong efisiensi biaya logistik nasional yang selama ini masih tinggi dibandingkan negara tetangga. Dengan integrasi aset dan layanan, holding logistik BUMN bisa menawarkan solusi end-to-end yang lebih kompetitif.

Fauzan menambahkan, langkah strategis ini merupakan fondasi lahirnya perusahaan logistik nasional yang lebih kuat, efisien, dan kompetitif. Namun, ia kembali mengingatkan bahwa transformasi harus dijalankan dengan data yang akurat dan eksekusi yang disiplin.

"Merger hanyalah langkah pertama. Nilai sesungguhnya dari holding adalah ketika seluruh entitas mampu bergerak sebagai satu kesatuan yang saling memperkuat," pungkasnya.

Bagikan
Sumber: sinata.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks