SULAWESI TENGGARA — Janji lisensi itu disampaikan Trump langsung kepada Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky dalam pertemuan bilateral yang digelar di sela Konferensi Tingkat Tinggi NATO. Trump mengatakan Amerika Serikat akan memberikan izin penuh kepada Ukraina untuk memproduksi rudal Patriot di dalam negeri. "Kami akan memberi Anda lisensi untuk membuat rudal Patriot," kata Trump dalam pertemuan tersebut, dilansir dari Al Arabiya mengutip Reuters.
Rudal Patriot: Satu-satunya Senjata yang Efektif Lawan Rudal Balistik
Rudal Patriot merupakan satu-satunya sistem pencegat dalam persenjataan Ukraina yang mampu menembak jatuh proyektil balistik. Kecepatan tinggi dan lintasan terbang curam dari rudal balistik Rusia membuatnya sulit dihentikan oleh sistem pertahanan udara konvensional. Zelensky selama ini berulang kali memohon kepada negara-negara Barat untuk memasok rudal Patriot dalam jumlah yang lebih besar.
Dengan lisensi produksi ini, Ukraina tidak lagi sepenuhnya bergantung pada pasokan dari Amerika Serikat atau sekutu NATO lainnya. Langkah ini juga menandai perubahan signifikan dalam kebijakan transfer teknologi militer AS, yang biasanya sangat ketat terhadap produksi senjata di luar negeri.
Trump Sebut Putin dan Zelensky Sama-sama Sulit Diajak Berunding
Dalam kesempatan yang sama, Trump mengomentari prospek perdamaian antara Rusia dan Ukraina. Ia mengklaim kedua belah pihak ingin melihat perang berakhir, namun kedua pemimpinnya sulit diajak bernegosiasi. "Kita telah menyelesaikan banyak perang, dan ini adalah perang yang saya kira mungkin akan menjadi yang termudah, tetapi Putin adalah karakter yang sulit, dan orang ini juga karakter yang sulit," ujar Trump sambil menunjuk ke arah Zelensky yang duduk di sebelahnya.
Menanggapi pernyataan Trump, Zelensky menyatakan kesiapannya untuk mengupayakan perdamaian. "Saya yakin Anda akan melakukan segala upaya untuk menghentikan perang ini," timpal Zelensky.
Zelensky: Diplomasi dan Pertahanan Udara Jadi Fokus Utama
Melalui unggahan di media sosial X, Zelensky menyampaikan apresiasinya atas pertemuan dengan Trump. Ia menyoroti pembahasan mengenai penguatan pertahanan udara Ukraina dan sejumlah ide yang bisa membawa perdamaian lebih dekat. "Presiden Trump dan saya membahas beberapa ide yang bisa memperkuat posisi kita dan membawa perdamaian lebih dekat. Saya mengandalkan tim kita untuk segera menindaklanjuti segala hal yang dibahas hari ini," tulis Zelensky.
Ia juga menegaskan bahwa diplomasi tetap menjadi jalur yang terus diupayakan pemerintahannya. "Kami juga membahas diplomasi – kami sedang berusaha membuatnya berhasil. Kami akan terus bekerja secara produktif untuk mewujudkannya. Terima kasih!," pungkasnya.