SULAWESI TENGGARA — Kabar positif datang dari kamp Timnas Inggris jelang laga krusial di perempat final Piala Dunia. Marc Guehi berhasil memenangi perlombaan melawan waktu dan diproyeksikan menjadi starter untuk mengawal jantung pertahanan The Three Lions.
Guehi mengalami cedera hamstring ringan saat kemenangan atas Meksiko di babak sebelumnya. Cedera itu membuatnya absen dalam beberapa sesi latihan pekan ini. Namun, hasil pemeriksaan medis terbaru memastikan bek berusia 24 tahun itu bisa diturunkan.
Duet Tandem Baru di Lini Belakang
Kepastian kebugaran Guehi membuka peluang bagi John Stones untuk kembali merumput sejak menit awal. Pemain berusia 32 tahun itu terakhir kali menjadi starter saat Inggris menghadapi Kroasia di laga pembuka grup.
Sejak laga melawan Kroasia, Stones hanya duduk di bangku cadangan. Namun, ia tampil impresif saat masuk menggantikan Bukayo Saka pada menit ke-57 di laga kontra Meksiko, tepat setelah Jarell Quansah mendapat kartu merah.
Kepercayaan kepada Stones membuat Ezri Konsa harus bergeser posisi. Bek Aston Villa itu tidak lagi menjadi bek tengah, melainkan diplot sebagai bek kanan.
Dua Perubahan Lain di Starting XI
Selain kembalinya Stones, pelatih Gareth Southgate juga menyiapkan dua perubahan lain. Noni Madueke diprediksi akan mengisi posisi sayap menggantikan Bukayo Saka yang sebelumnya menjadi andalan.
Di lini tengah, Declan Rice dipastikan fit untuk bermain meskipun sempat terserang sakit yang mengganggu persiapannya. Gelandang Arsenal itu tetap dipercaya menjadi jangkar di depan lini pertahanan.
Susunan pemain yang diprediksi akan diturunkan Inggris melawan Norwegia: Pickford; Konsa, Guehi, Stones, O'Reilly; Anderson, Rice; Madueke, Gordon, Bellingham; Kane.
Pertaruhan di Perempat Final
Laga melawan Norwegia menjadi ujian sesungguhnya bagi Inggris. Setelah tampil meyakinkan di fase grup dan babak 16 besar, skuad asuhan Southgate harus membuktikan konsistensi di hadapan salah satu tim kuat Eropa.
Dengan kembalinya Stones yang kaya pengalaman dan Guehi yang tampil solid sepanjang turnamen, lini belakang Inggris diharapkan mampu meredam agresivitas serangan Norwegia yang dikenal garang.