KONAWE — Papan skor MTQ XXXI Sultra masih perawan. Di laman resmi panitia, seluruh kontestan—dari Kota Kendari, Kota Baubau, tuan rumah Kabupaten Konawe, hingga Kabupaten Buton Tengah—belum mengoleksi satu poin pun. Kondisi ini wajar karena dewan hakim baru saja memulai penilaian di babak penyisihan yang digelar Rabu (24/6/2026).
Babak awal mempertandingkan belasan cabang secara simultan. Cabang Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an (KTIQ) menjadi yang paling ramai dengan 15 peserta, bertempat di Aula MAN 1 Konawe. Disusul cabang Khath Al-Qur’an Golongan Dekorasi yang diikuti 13 peserta di Gedung Wekoila.
Cabang Hafalan Al-Qur’an (tahfiz) juga menyedot perhatian. Sebanyak 9 peserta bersaing di Golongan 1 Juz Tilawah di Aula BKPSDM, sementara 6 peserta lainnya bertarung di Golongan 20 Juz yang digelar di Aula Bappeda Konawe.
Cabang Seni Baca Al-Qur’an Golongan Cacat Netra hanya diikuti satu peserta. Lomba ini digelar di Aula Dinas Ketapang Konawe, bersamaan dengan cabang Seni Baca Al-Qur’an Golongan Remaja yang mempertemukan sembilan peserta.
Panitia menyebutkan bahwa seluruh cabang berjalan lancar. Masyarakat dapat memantau perkembangan nilai dan jadwal secara langsung melalui portal resmi Pemerintah Kabupaten Konawe di mtq.konawekab.go.id.
Kompetisi MTQ XXXI Sultra tahun 2026 ini akan berlangsung hingga 28 Juni mendatang. Papan klasemen baru akan bergerak setelah babak final usai. Pengumuman resmi juara umum akan disampaikan dewan hakim menjelang penutupan acara.
Setiap daerah mengutus kafilah terbaiknya untuk mengincar gelar juara umum. Ketatnya persaingan sudah terlihat sejak hari pertama, di mana sebagian besar cabang penyisihan diikuti oleh 7 hingga 9 peserta dari berbagai kontingen.