KENDARI — Bidang Keuangan (Bidkeu) Polda Sulawesi Tenggara berhasil menyabet predikat terbaik dalam pengelolaan anggaran tingkat wilayah. Berdasarkan Keputusan Kepala Kanwil DJPb Provinsi Sulawesi Tenggara Nomor KEP-102/WPB.28/2026, unit ini menempati peringkat pertama kategori UAPPA-W besar dengan nilai akumulatif 98,64.
Nilai tersebut menempatkan Bidkeu Polda Sultra di atas dua instansi lainnya, yakni Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Tenggara dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sulawesi Tenggara. Penghargaan diberikan dalam acara Workshop Kupas Akuntansi dan Cerdas Pelaporan Keuangan Sambil Ngobrol Santai (Kacang Mete) Edisi Triwulan II Tahun 2026, Kamis (25/6/2026).
Kepala Kanwil DJPb Provinsi Sulawesi Tenggara Iman Widiyanto menjelaskan, penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi nyata kepada satuan kerja yang mampu menyusun administrasi keuangan secara transparan dan tepat waktu. Proses penilaian mencakup ketepatan waktu pelaporan, kelengkapan dokumen, hingga implementasi digitalisasi pembayaran.
Workshop yang digelar di Aula Kanwil DJPb Sultra ini juga diisi dengan pemaparan materi teknis. Para peserta, yang terdiri dari kepala satuan kerja tingkat wilayah dan operator pelaporan keuangan daerah, mendapatkan materi persiapan penyusunan laporan keuangan kementerian atau lembaga untuk tahun anggaran 2026.
Agenda tersebut tidak hanya berfokus pada seremoni penghargaan. Materi lain yang dibahas meliputi evaluasi laporan pertanggungjawaban bendahara, akselerasi Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA), serta perluasan sistem digitalisasi pembayaran. Semua ini bertujuan mewujudkan tata kelola keuangan negara yang efektif di Sulawesi Tenggara.
Kabid Keuangan Polda Sultra Kombes Pol. M. Kunto Wibisono memberikan tanggapan resmi atas capaian yang diraih jajarannya. Ia menegaskan bahwa prestasi ini bukan datang tiba-tiba.
"Penghargaan ini merupakan hasil kerja keras seluruh personel Bidkeu Polda Sultra dalam menjaga kualitas pelaporan keuangan sesuai prinsip akuntabilitas dan transparansi," kata Kunto Wibisono.
Ia menambahkan bahwa capaian ini akan dijadikan sebagai bahan evaluasi dan motivasi kerja. Jajarannya diminta untuk terus mempertahankan kinerja tata kelola keuangan yang bersih di internal kepolisian.