Jemaah Haji Kloter 32 Tiba di Kendari, Boneka Unta dan Busana Mencolok Warnai Kepulangan dari Tanah Suci

Penulis: Saiful  •  Kamis, 25 Juni 2026 | 23:07:53 WIB
Jemaah haji Kloter 32 tiba di Bandara Haluoleo Kendari dengan boneka unta sebagai oleh-oleh khas.

KENDARI — Pemandangan berbeda terlihat di area kedatangan Bandara Haluoleo Kendari, Kamis (25/6/2026) sore. Para jemaah haji Kloter 32 yang baru tiba dari Arab Saudi tidak hanya disambut keluarga, tetapi juga menjadi pusat perhatian karena busana dan aksesori yang mencolok serta boneka unta yang menghiasi koper dan tas bawaan mereka.

Proses Kepulangan: Tiga Penerbangan dari Makassar

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Sultra, Muhammad Lalan Jaya, menjelaskan bahwa pemulangan jemaah dilakukan bertahap. Penerbangan pertama mendarat pukul 13.32 Wita dengan 130 jemaah, disusul penerbangan kedua pukul 15.30 Wita mengangkut 155 orang, dan penerbangan terakhir tiba sekitar pukul 16.30 Wita.

“Hari ini yang tiba merupakan kloter pertama yang kembali ke Sulawesi Tenggara,” kata Lalan Jaya di lokasi.

Boneka Unta Jadi Oleh-Oleh Favorit

Di antara barang bawaan yang menonjol, boneka berbentuk unta menjadi pemandangan umum. Sejumlah jemaah membawanya dalam berbagai ukuran, mulai dari gantungan kunci hingga boneka besar yang dijinjing terpisah. “Untuk oleh-oleh cucu dan keponakan,” ujar salah seorang jemaah saat ditemui di area pengambilan bagasi.

Fenomena ini bukan sekadar tren oleh-oleh, melainkan juga menandai kebiasaan jemaah asal Sultra yang kerap membawa cendera mata khas Timur Tengah untuk keluarga di kampung halaman.

Busana Mencolok dan Aksesori Emas

Tak hanya oleh-oleh, penampilan para jemaah perempuan juga menjadi sorotan. Sejak turun dari pesawat, beberapa di antaranya tampil dengan busana warna-warna cerah, lengkap dengan aksesori dan perhiasan emas. Gaya ini kontras dengan pakaian ihram yang dikenakan selama prosesi haji, menandakan transisi kembali ke keseharian setelah menyelesaikan rangkaian ibadah.

Satu Jemaah Wafat Sebelum Diberangkatkan ke Kendari

Dari total 393 jemaah yang tercatat dalam manifes awal, hanya 392 orang yang tiba di Kendari. Lalan Jaya mengonfirmasi bahwa satu orang jemaah meninggal dunia sebelum penerbangan terakhir dari Makassar. “Ada satu orang yang wafat kemarin sebelum terbang ke Kendari,” ungkapnya tanpa merinci identitas atau penyebab kematian.

Proses pemulangan jemaah haji asal Sultra akan terus berlangsung dalam beberapa hari ke depan, menyusul kedatangan kloter-kloter berikutnya dari Debarkasi Makassar.

Reporter: Saiful
Sumber: kendariinfo.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top