348 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih Dikebut di Konawe, Baru 10 Gerai Rampung Dibangun

Penulis: Sutomo  •  Kamis, 16 Juli 2026 | 21:48:01 WIB
Suasana pembangunan salah satu gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Konawe yang masih dalam tahap konstruksi per Juli 2026.

KONAWE — Peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 tahun ini dimanfaatkan Pemkab Konawe untuk menggenjot realisasi program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Program yang menjadi bagian dari visi pembangunan daerah "Konawe Bersahaja" ini menyasar 348 lokasi di seluruh kecamatan.

Dari jumlah tersebut, capaian pembangunan fisik masih jauh dari target. Data per Juli 2026 mencatat 88 koperasi atau 25,3 persen dari total sasaran telah memasuki tahap konstruksi. Sementara itu, baru 10 gerai yang benar-benar rampung dan disiapkan menjadi embrio pusat pelayanan ekonomi masyarakat.

Lahan dan Legalitas Jadi Hambatan Utama

Kendala terbesar yang dihadapi adalah ketersediaan lahan. Sebanyak 198 lokasi belum memiliki lahan sama sekali. Sementara itu, 62 lokasi lainnya sudah tersedia lahannya namun masih terganjal proses verifikasi legalitas.

Pemkab Konawe telah memetakan tujuh kecamatan prioritas yang membutuhkan percepatan penyediaan lahan, yakni Besulutu, Sampara, Wawotobi, Konawe, Anggalomoare, Uepai, dan Wonggeduku Barat. Untuk 62 lokasi yang sudah memiliki lahan, proses verifikasi tengah dipercepat dengan melengkapi data pendukung seperti koordinat, luas lahan, kondisi akses jalan, dan status kepemilikan.

Total Lahan Siap Bangun Capai 9,8 Hektare

Secara keseluruhan, lahan yang dinyatakan siap untuk pembangunan fisik tersebar di 23 kecamatan dengan total luas mencapai 98.182,5 meter persegi atau hampir 9,82 hektare. Marjuni menekankan bahwa keberhasilan program tidak hanya bergantung pada lahan, tetapi juga pada kualitas akses jalan, kepastian status aset, dan kesiapan operasional koperasi.

"Koperasi tidak hanya dipandang sebagai lembaga ekonomi, tetapi juga menjadi instrumen pemberdayaan masyarakat, penguatan ketahanan pangan, peningkatan pendapatan warga, serta pemerataan pembangunan," ujar Marjuni dalam pernyataannya.

Kecamatan Padangguni Jadi Role Model

Satu-satunya kecamatan yang berhasil menuntaskan 100 persen pembangunan fisik Koperasi Merah Putih adalah Kecamatan Padangguni. Keberhasilan ini diharapkan menjadi model bagi kecamatan lain melalui kolaborasi antara pemerintah desa, camat, perangkat daerah, pendamping, dan masyarakat.

Pemkab Konawe juga memperkuat koordinasi lintas sektor bersama Kodim 1417/Kendari, organisasi perangkat daerah teknis, Business Assistance, serta pemerintah desa dan kecamatan. Sinergi ini dinilai penting karena pembangunan koperasi merupakan gerakan bersama, bukan kerja satu instansi.

Marjuni mengajak seluruh kepala desa, lurah, camat, dan pengurus koperasi untuk terus bersinergi. "Dengan semangat Hari Koperasi Nasional ke-79 Tahun 2026, mari jadikan koperasi sebagai motor penggerak pembangunan ekonomi kerakyatan yang modern, profesional, dan berkelanjutan demi mewujudkan Konawe Bersahaja," tutupnya.

Reporter: Sutomo
Sumber: suarasultra.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top