BUTON TENGAH — Bantuan diserahkan langsung dalam kegiatan yang melibatkan RAH BNI W07 Area Sulawesi Tenggara Johanes Didik Suprianto, Pimpinan BNI Cabang Baubau Parno, dan perwakilan Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Buton Tengah, Samadan. Selain menyerahkan dukungan bagi para siswa, Johanes memberi materi soal program BNI Sahabat Sekolah Rakyat kepada peserta yang hadir.
Program itu berdiri di atas empat pilar: Cerdas Belajar, Cerdas Mengelola Keuangan, Cerdas Sekolah, dan Peduli Bersama. Keempatnya dirancang agar manfaat bantuan tidak berhenti pada kegiatan belajar, tetapi juga membangun kebiasaan mengelola uang dan memanfaatkan teknologi sejak dini.
Pada pilar Cerdas Belajar, BNI menggelar kegiatan literasi dan inklusi keuangan di 173 titik Sekolah Rakyat. Materi yang diberikan memperkenalkan pemahaman dasar pengelolaan keuangan kepada siswa, supaya mereka punya bekal mengambil keputusan finansial di kemudian hari.
Pilar Cerdas Mengelola Keuangan menyasar siswa Sekolah Rakyat angkatan pertama, termasuk peserta didik di Buton Tengah. Dukungan ini memperluas akses dan pemahaman keuangan bagi para siswa yang baru masuk.
Digitalisasi sekolah dijalankan lewat pilar Cerdas Sekolah dengan penyediaan fasilitas absensi digital bagi siswa. Pemanfaatan teknologi itu diharapkan membuat administrasi lebih efisien dan tertib, sekaligus mendukung pengelolaan sekolah yang lebih terintegrasi.
Adapun pilar Peduli Bersama diwujudkan melalui bantuan dua unit tempat pengolahan sampah organik. Fasilitas tersebut diharapkan membantu pengelolaan sampah sekaligus menumbuhkan kebiasaan peduli lingkungan di lingkungan sekolah.
"BNI Sahabat Sekolah Rakyat dirancang untuk memberikan manfaat yang menyeluruh, tidak hanya dalam mendukung kegiatan belajar, tetapi juga dalam membangun literasi keuangan, memanfaatkan teknologi digital, dan menanamkan kepedulian terhadap lingkungan," kata Johanes.
Melalui keempat pilar tersebut, BNI berharap program Sahabat Sekolah Rakyat mendukung terciptanya lingkungan belajar yang lebih baik. Program ini juga diarahkan membantu siswa mengembangkan pengetahuan dan keterampilan yang berguna bagi masa depan mereka.
Bagi Buton Tengah, penyaluran bantuan ini menambah deretan dukungan swasta terhadap Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 yang baru menerima angkatan pertamanya. Dukungan mencakup kebutuhan belajar, administrasi sekolah, hingga sarana pengelolaan sampah di lingkungan sekolah.