Pencarian

Danantara Siapkan Proyek Aset BUMN untuk Investor AS di G20 Miami

Rabu, 04 November 2026 • 09:19:02 WIB
Danantara Siapkan Proyek Aset BUMN untuk Investor AS di G20 Miami
CEO Danantara Rosan Roeslani menyampaikan persiapan kerja sama investasi dengan investor AS di Istana Kepresidenan, Selasa (3/11/2026).

SULAWESI TENGGARA — Danantara tengah menyusun daftar proyek dan program yang akan ditawarkan kepada investor Amerika Serikat, memanfaatkan ajang KTT G20 Miami pada 14–15 Desember 2026. Langkah ini menyasar optimalisasi aset BUMN agar kerja sama yang terjalin tepat sasaran. Penjajakan tersebut juga akan melibatkan Milken Institute dan sejumlah investor global besar.

CEO Danantara Rosan Roeslani menyatakan pihaknya sedang memetakan sejumlah program dan proyek yang berpeluang dikerjasamakan dengan investor AS. Penyusunan daftar itu dilakukan agar bentuk kolaborasi nantinya selaras dengan agenda peningkatan dan optimalisasi aset badan usaha milik negara.

Rosan menyampaikan hal itu di Istana Kepresidenan, Selasa (3/11/2026), usai melaporkan persiapan kerja sama tersebut kepada pemerintah. Menurut dia, pemetaan dilakukan secara matang supaya setiap proyek yang ditawarkan memberi nilai tambah yang jelas, bukan sekadar menambah daftar mitra.

Fokus pada Optimalisasi Aset BUMN

Sasaran utama yang disiapkan Danantara adalah program peningkatan dan optimalisasi aset BUMN. Pendekatan ini menempatkan aset yang sudah dimiliki negara sebagai basis kerja sama, bukan proyek baru dari nol.

Meski begitu, Danantara belum merinci bentuk spesifik proyek maupun estimasi nilai investasi yang akan ditawarkan. Belum ada pula keterangan mengenai BUMN mana saja yang asetnya masuk dalam daftar awal.

Kerja sama dengan investor AS sendiri bukan hal baru bagi Indonesia. Sejumlah perusahaan Amerika telah lama beroperasi di sektor energi, pertambangan, dan manufaktur dalam negeri, sehingga penawaran Danantara menyasar perluasan kemitraan yang sudah ada.

Memanfaatkan Forum G20 dan Milken Institute

Selain forum resmi KTT G20, penjajakan investasi ini direncanakan melibatkan kerja sama dengan Milken Institute serta sejumlah investor kakap global. Forum-forum tersebut dipandang sebagai ruang strategis untuk mendiskusikan potensi kerja sama ekonomi antara Indonesia dan para pemodal di AS.

KTT G20 Miami 2026 diprediksi berbeda dari penyelenggaraan sebelumnya. Kepresidenan Amerika Serikat memfokuskan pembahasan pada tiga tema inti, yakni kemakmuran ekonomi melalui deregulasi, pembukaan rantai pasok energi yang terjangkau dan aman, serta inovasi di bidang kecerdasan artifisial.

Ketiga tema itu bersinggungan langsung dengan kepentingan Indonesia. Deregulasi dan rantai pasok energi menjadi isu yang kerap dibahas dalam kerja sama investasi sektor hilirisasi, sementara AI masuk dalam agenda transformasi digital BUMN.

Apa Artinya bagi Investor dan Publik

Bagi investor AS, forum G20 dan jaringan Milken Institute memberi jalur diskusi langsung dengan pengelola investasi negara tanpa harus melewati birokrasi panjang. Bagi publik, hasil akhirnya bergantung pada seberapa konkret proyek yang masuk daftar.

Danantara perlu memastikan transparansi nilai proyek dan skema bagi hasil, mengingat dana yang dikelola berasal dari aset negara. Tanpa rincian itu, penawaran ke investor global sulit dinilai secara objektif.

Sejauh ini, yang tersedia baru pernyataan soal penyusunan daftar. Rincian proyek, nilai investasi, dan jadwal penawaran diperkirakan menyusul menjelang gelaran G20 Miami pada Desember 2026.

Posisi Danantara sebagai pengelola investasi negara membuat langkah ini jadi ujian awal: apakah optimalisasi aset BUMN bisa menarik modal asing secara terukur, atau berhenti sebagai daftar proyek tanpa realisasi.

Follow kabarbaubau.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: jurnas.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks