BIK 2026 Sultra Salurkan Kredit Rp67,50 Miliar dan Buka 4.889 Rekening Baru dalam Dua Hari

Penulis: Yasir  •  Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:16:01 WIB
Peserta mengikuti sesi edukasi keuangan dalam rangkaian penutupan BIK 2026 di Kendari, Minggu (25/10/2026).

KENDARI — Selain angka kredit dan rekening baru, BIK 2026 melibatkan 200 peserta dalam sesi edukasi keuangan. Penutupan kegiatan berlangsung Minggu (25/10/2026) malam, dengan Bismi menyampaikan langsung hasilnya di hadapan peserta dan pemangku kepentingan.

Bismi menilai keberhasilan inklusi keuangan tidak cukup diukur dari besarnya pembiayaan yang tersalurkan. Menurutnya, perluasan akses harus berjalan seiring peningkatan literasi dan perlindungan masyarakat dari risiko keuangan.

Satu Rekening, Satu Keluarga yang Mulai Menabung

Dalam sambutannya, Bismi meminta angka capaian dibaca sebagai cerita per keluarga, bukan sekadar statistik. Ia menyebut setiap rekening baru mewakili satu rumah tangga yang mulai menyiapkan masa depan anaknya.

"Angka itu secara statistik, tapi satu rekening adalah satu keluarga yang mulai menabung untuk masa depan anaknya. Setiap satu petani yang tidak lagi takut kehilangan segalanya. Setiap satu warga yang teredukasi adalah satu korban investasi ilegal yang berhasil kita selamatkan," ujar Bismi.

Ia juga menyoroti peran edukasi keuangan bagi pelajar dan mahasiswa. Generasi muda perlu dibekali kemampuan mengelola keuangan sekaligus kewaspadaan terhadap pinjaman online ilegal, judi online, dan investasi bodong.

Dorong Pembiayaan UMKM dan Produk Unggulan Daerah

BIK 2026 diposisikan sebagai momentum menggerakkan perekonomian warga, terutama usaha mikro, kecil, dan menengah. Akses pembiayaan yang lebih luas diharapkan membantu pelaku usaha mengembangkan bisnis, memperkenalkan produk unggulan, dan memperluas peluang pasar.

Penguatan ekonomi daerah, kata Bismi, tetap perlu berpijak pada kekayaan budaya dan identitas masyarakat Sulawesi Tenggara. Ia tidak merinci program lanjutan khusus untuk sektor budaya dalam kegiatan tersebut.

Bismi menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Sulawesi Tenggara beserta jajaran pemerintah daerah, Bank Indonesia, dan seluruh lembaga jasa keuangan yang berkolaborasi menyukseskan BIK 2026. Dukungan itu dinilainya bukan sekadar kehadiran seremonial, melainkan bentuk kepedulian terhadap kesejahteraan masyarakat.

Jangkauan hingga Pulau Terluar Bumi Anoa

Perluasan akses keuangan, menurut Bismi, membutuhkan kolaborasi berkelanjutan agar manfaatnya sampai ke warga di pelosok dan pulau-pulau terluar Sultra. Ia berharap tidak ada nelayan yang terjerat rentenir, petani yang jatuh miskin akibat gagal panen, atau generasi muda yang kehilangan tabungan karena investasi bodong.

"Bagi saya, mencintai tanah air bukan hanya mengibarkan bendera. Mencintai tanah air adalah memastikan tidak ada satu pun anak negeri yang tertinggal dari kemajuan," tegasnya.

OJK Sultra bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara, pemerintah kabupaten dan kota, serta pemangku kepentingan terkait berkomitmen melanjutkan edukasi dan memperluas akses keuangan. Penutupan BIK 2026 diminta menjadi titik awal, bukan akhir, dari upaya tersebut.

"BIK memang berakhir di hari ini, tapi kami memohon kepada Bapak, Ibu, dan teman-teman semuanya, mari kita jadikan hari ini bukan akhir, melainkan sebuah awal dari perjalanan," kata Bismi.

"Kami siap berjalan di sisi Bapak dan Ibu sekalian, dari kota hingga pulau-pulau terluar, sampai setiap rumah tangga di Bumi Anoa," pungkasnya.

Reporter: Yasir
Sumber: radarkendari.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top