Pencarian

600 Bungkus Minyak Goreng Ludes Sejam di Pasar Murah Pemkot Kendari, Harga Rp 16 Ribu per Liter Diserbu Warga

Sabtu, 23 Mei 2026 • 11:40:31 WIB
600 Bungkus Minyak Goreng Ludes Sejam di Pasar Murah Pemkot Kendari, Harga Rp 16 Ribu per Liter Diserbu Warga
Ratusan warga Kendari memadati pasar murah Pemkot untuk membeli minyak goreng dengan harga Rp 16 ribu per liter.

KENDARI — Kelangkaan minyak goreng di pasaran Kota Kendari dalam beberapa pekan terakhir membuat warga kalang kabut. Ketika akhirnya stok muncul di pasar murah Pemkot, reaksi warga pun meledak. Ratusan emak-emak berdesakan di lokasi penjualan sejak pukul 08.00 WITA, dan dalam waktu kurang dari sejam, 600 bungkus minyak goreng yang disiapkan Dinas Ketahanan Pangan (Disketapang) langsung raib.

Harga Minyak Goreng di Pasar Murah vs Pasaran: Selisih Rp 9 Ribu per Liter

Perbedaan harga yang mencolok menjadi pemicu utama. Di pasar murah, minyak goreng dijual Rp 16 ribu per liter. Sementara di pasaran, harga minyak goreng kemasan sederhana masih bertahan di kisaran Rp 25 ribu per liter. Selisih hampir Rp 9 ribu ini membuat warga rela mengantre sejak subuh.

Andi Nuraisa, salah satu peserta GPM dari media telisik.id, mengatakan bahwa selama dua hari pertama penyelenggaraan, stok minyak goreng sama sekali tidak tersedia. “Di Bulog tidak ada minyak, sehingga di pasar murah dua hari juga tidak ada minyak,” ujarnya.

Mengapa Stok Minyak Goreng di Kendari Langka?

Kepala Disketapang Kendari, Abdul Rauf, menjelaskan bahwa kelangkaan ini dipicu oleh program bantuan pangan pemerintah pusat. Tahun ini, Kota Kendari mendapat jatah 27 ribu keluarga penerima manfaat (KPM) yang masing-masing menerima 4 liter minyak goreng per bulan. “Karena ini minyak goreng program baru, itu juga salah satu barangkali sehingga minyak goreng ini agak kurang di pasaran,” kata Abdul Rauf.

Distribusi langsung ke penerima bantuan membuat pasokan di ritel dan pasar tradisional menyusut drastis. Situasi diperparah oleh banjir yang melanda Kendari beberapa waktu lalu, mengganggu rantai distribusi pangan dari distributor ke pedagang eceran.

Bantuan Tambahan dari Pusat: 1.500 Sachet Minyak Goreng dan Beras

Pemkot Kendari bergerak cepat mengusulkan bantuan pangan tambahan ke pemerintah pusat. Usulan itu dikabulkan saat Menteri Pertanian Amran Sulaiman dan Kepala Badan Pangan Nasional berkunjung ke Kendari. “Alhamdulillah malam itu juga dikabulkan... kami juga dibantu 1.500 sachet minyak goreng dan beras,” ungkap Abdul Rauf.

Selain minyak goreng, GPM yang berlangsung sejak 20 hingga 24 Mei 2026 ini juga menjual beras Rp 58 ribu per sak, telur Rp 45-50 ribu per rak, serta bawang merah dan putih dengan harga di bawah pasaran. Kegiatan ini digelar untuk mengantisipasi lonjakan harga menjelang Idul Adha 1447 H sekaligus membantu warga pascabanjir.

Apa Langkah Pemkot Kendari Selanjutnya?

Pihak Bulog, menurut Abdul Rauf, telah memberikan sinyal adanya tambahan pasokan minyak goreng dalam beberapa hari ke depan. Namun, warga tetap diimbau tidak panik. Pemkot berjanji akan menggelar operasi pasar tambahan jika harga di pasaran belum juga turun hingga pekan depan.

“Sehingga kita ingin kebutuhan masyarakat akan pangan, baik pasca bencana maupun dalam menyambut Hari Raya Iduladha, mudah didapatkan dan terjangkau,” tutup Abdul Rauf.

Bagikan
Sumber: telisik.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks