Gagasan untuk berhenti berlangganan layanan cloud dan beralih ke server foto sendiri terdengar masuk akal. Tapi hitungan matematisnya tidak berpihak pada pengguna rumahan, setidaknya menurut eksperimen yang dilakukan seorang jurnalis teknologi.
Biaya Awal Server Lokal: 600 Dolar Sebelum Cadangan
Untuk memulai, Anda perlu membeli perangkat NAS (Network Attached Storage) dan hard disk. Itu sudah menghabiskan sekitar 600 dolar AS. Belum termasuk biaya untuk mencadangkan data tersebut ke cloud lain jika Anda menginginkan keamanan ganda.
Artinya, investasi awal untuk server foto lokal sudah setara dengan biaya langganan Google Photos selama bertahun-tahun. Google Photos sendiri menawarkan paket penyimpanan 100 GB dengan harga sekitar 20 dolar AS per tahun.
Mengapa Hitungan Ini Gagal untuk Pengguna Rata-rata
Masalah utama bukan pada kualitas server lokal, melainkan pada skala ekonomi. Layanan cloud seperti Google Photos menyebar biaya infrastruktur ke jutaan pengguna. Seorang pengguna individu harus menanggung sendiri seluruh biaya perangkat keras, listrik, dan perawatan.
“Biaya awal untuk server foto rumahan bisa mencapai 600 dolar sebelum Anda bahkan menambahkan cadangan,” tulis sang jurnalis dalam laporannya. Angka ini menjadi patokan kasar bagi siapa pun yang berpikir untuk meninggalkan langganan cloud.
Server lokal memang memberikan kendali penuh atas data. Tapi untuk kebanyakan orang, kenyamanan dan harga Google Photos masih sulit dikalahkan secara finansial.
Kapan Server Lokal Masuk Akal?
Meski hitungannya tidak menguntungkan untuk pengguna biasa, server lokal tetap relevan untuk kebutuhan spesifik. Misalnya, fotografer dengan koleksi puluhan terabyte, atau pengguna yang sangat peduli pada privasi dan tidak ingin data fotonya dipindai oleh server pihak ketiga.
Bagi pengguna Indonesia, konversi 600 dolar AS setara dengan sekitar Rp 9,6 juta. Uang sebanyak itu bisa membayar langganan Google Photos 100 GB selama lebih dari 30 tahun. Atau membeli beberapa hard disk eksternal untuk cadangan manual tanpa fitur akses jarak jauh.
Kesimpulannya, server foto rumahan bukanlah jalan pintas menghemat uang. Ia adalah solusi untuk kendali dan privasi, dengan harga yang harus dibayar di muka.