KENDARI — Pusat perbelanjaan STARCROSS yang sebelumnya beroperasi di Jalan Mayjen S. Parman, Kota Kendari, resmi beroperasi dari lokasi barunya. Manajemen menyebutkan pemindahan ini bukan sekadar relokasi fisik, melainkan bagian dari penyesuaian strategi bisnis jangka panjang.
Mengapa Manajemen Memutuskan Pindah Sekarang?
Keputusan untuk memindahkan lokasi operasional diambil setelah manajemen mengkaji perubahan pola belanja warga Kendari yang mulai bergeser. "Kami melihat adanya tantangan ekonomi dan perubahan tren belanja yang sangat cepat. Relokasi ini menjadi momentum untuk merumuskan ulang strategi agar tetap relevan," ujar perwakilan manajemen STARCROSS Kendari dalam keterangan resminya.
Selama beberapa tahun terakhir, sektor ritel di Kendari menghadapi tekanan dari menjamurnya platform belanja daring. Manajemen STARCROSS menilai bahwa lokasi fisik dan konsep toko harus beradaptasi agar tidak ditinggalkan konsumen.
Penyesuaian Strategi di Lokasi Baru
Di tempat yang baru, manajemen tidak hanya memindahkan etalase dan stok barang. Mereka juga merombak tata letak dan memperkenalkan sentuhan baru pada pengalaman berbelanja. Beberapa perubahan yang mulai diterapkan antara lain penambahan area khusus untuk produk lokal UMKM Kendari serta integrasi layanan pesan-antar untuk menjangkau pelanggan yang lebih suka belanja dari rumah.
Langkah ini menjadi upaya manajemen untuk menjembatani kebutuhan konsumen yang masih menginginkan pengalaman fisik namun juga menginginkan kemudahan digital. "Kami tidak bisa melawan arus digitalisasi. Justru kami harus memanfaatkannya," tambah perwakilan manajemen.
Apa yang Akan Berbeda bagi Pembeli?
Pembeli yang datang ke lokasi baru STARCROSS Kendari akan menemukan konsep toko yang lebih ringkas dan terkurasi. Manajemen mengurangi jumlah barang yang dipajang di rak dan lebih fokus pada produk-produk yang memiliki permintaan tinggi di pasar lokal.
Selain itu, sistem pembayaran non-tunai kini menjadi prioritas. Manajemen juga menyediakan layanan antar gratis untuk pembelian di atas nominal tertentu selama masa transisi. Hal ini diharapkan bisa mempertahankan loyalitas pelanggan lama sekaligus menarik pengunjung baru.
Belum ada pernyataan resmi mengenai nasib karyawan lama pasca relokasi. Namun, manajemen memastikan bahwa operasional di tempat baru akan membuka sejumlah posisi baru yang disesuaikan dengan kebutuhan strategi terbaru. Pemkot Kendari diharapkan turut mendukung adaptasi sektor ritel lokal agar tetap tumbuh di tengah gempuran e-commerce.