SULAWESI TENGGARA — Langkah PLN ini bukan sekadar ganti kendaraan. Lewat pengadaan 500 unit Polytron Fox 350, perusahaan listrik pelat merah itu ingin membuktikan bahwa motor listrik sudah layak pakai untuk operasional harian yang berat. Wilayah operasional yang disasar mencakup tiga kota besar di Jawa Timur: Surabaya, Jember, dan Kediri.
Alasan PLN Beralih ke Motor Listrik: Lebih dari Sekadar Hemat BBM
Keputusan untuk meninggalkan motor bensin di armada dinas disebut efektif memangkas biaya operasional. Selain soal harga BBM yang fluktuatif, perawatan motor listrik dinilai lebih sederhana ketimbang motor konvensional yang punya banyak komponen bergerak.
“Penggantian motor bensin ke motor listrik untuk operasional lapangan dinilai efektif memotong jalur birokrasi perawatan kendaraan konvensional yang rumit,” demikian tertulis dalam rilis resmi PLN yang diterima redaksi.
Ride to Net Zero Emission: Uji Ketahanan di Jalan Raya
Program bertajuk "Ride to Net Zero Emission" ini sengaja dirancang untuk memberi contoh nyata ke publik. PLN ingin menunjukkan bahwa ekosistem motor listrik di Indonesia sudah matang dan siap digunakan untuk mobilitas sehari-hari, bukan sekadar kendaraan gaya hidup.
General Manager PLN UID Jawa Timur, Ahmad Mustaqir, menekankan pentingnya aksi nyata di lapangan untuk membangun kepercayaan masyarakat terhadap kendaraan listrik.
“Perjalanan menuju bebas emisi ini harus dimulai dari aksi nyata di jalanan. Ketika masyarakat melihat petugas kami andal serta aman menggunakan motor listrik setiap hari dari rumah ke rumah di Surabaya, Jember, hingga Kediri, kami yakin kepercayaan publik akan semakin kuat untuk ikut serta dalam gerakan penyelamatan lingkungan ini,” ujar Ahmad Mustaqir dalam keterangannya.
Polytron Fox 350: Pilihan Tepat untuk Armada Dinas?
Polytron Fox 350 sendiri merupakan motor listrik yang cukup populer di kelasnya. Dengan desain yang simpel dan biaya perawatan rendah, motor ini dinilai cocok untuk kebutuhan operasional petugas lapangan yang mobilitasnya tinggi. Belum ada rincian teknis lebih lanjut terkait spesifikasi unit yang digunakan PLN, namun pengadaan massal sebanyak 500 unit ini menjadi salah satu yang terbesar di sektor BUMN sepanjang 2026.
Langkah PLN ini sekaligus menjadi sinyal bagi institusi lain untuk mulai beralih ke kendaraan listrik. Jika operasional di tiga kota besar Jawa Timur ini berjalan mulus, bukan tidak mungkin pengadaan serupa bakal diperluas ke wilayah lain.