GAC Aion Tunda Peluncuran Emzoom dan E9 di GIIAS 2026, Ini Alasannya

Penulis: Saiful  •  Sabtu, 20 Juni 2026 | 22:37:01 WIB
GAC Aion menunda peluncuran Emzoom dan E9 di GIIAS 2026 karena kondisi pasar otomotif yang belum kondusif.

SULAWESI TENGGARA — Jakarta, Kompas.com — GAC Aion Indonesia memastikan tetap berpartisipasi dalam ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026. Namun, berbeda dari merek lain yang memanfaatkan pameran untuk merilis produk anyar, GAC Aion justru memilih menunda agenda peluncuran dua model barunya.

Keputusan ini diumumkan langsung oleh CEO GAC Indonesia, Andry Ciu, saat ditemui di Jakarta Pusat, Jumat (19/6/2026). Dua model yang seharusnya diperkenalkan adalah GAC Emzoom bermesin bensin dan MPV plug-in hybrid GAC E9.

Kenaikan Harga BBM dan Nilai Tukar Jadi Penghambat

Andry menjelaskan, penundaan dilakukan setelah mempertimbangkan sejumlah faktor yang saat ini memengaruhi pasar otomotif nasional. Salah satu pemicu utamanya adalah kenaikan harga bahan bakar nonsubsidi yang dinilai dapat menggerus minat konsumen terhadap kendaraan bermesin konvensional.

"Karena Emzoom itu adalah kendaraan berteknologi ICE 1.500 Turbo. Dengan fenomena yang sekarang lagi marak, setelah harga Pertamax naik, demonstrasi di mana-mana, saya melihat bahwa ini bukan saat yang tepat untuk melahirkan kendaraan tersebut," ujar Andry.

Selain itu, kondisi nilai tukar juga menjadi perhatian serius. Penguatan dolar AS dan yuan berpotensi membuat harga jual kendaraan menjadi kurang kompetitif apabila dipaksakan meluncur saat ini.

"Dan kita bisa melihat kurs exchange rate sekarang naik, dolar naik, yuan naik. Kalau saya luncurkan saat ini, tentunya harganya menjadi tidak terlalu ekonomis," tambahnya.

Emzoom dan E9 Tetap Jadi Prioritas, Peluncuran Hanya Diundur

Meski ditunda, Andry memastikan Emzoom dan E9 tetap menjadi bagian dari rencana produk GAC di Indonesia. Menurutnya, peluncuran hanya diundur hingga situasi dinilai lebih mendukung.

"Untuk acara GIIAS ini, saya menunda peluncuran kendaraan E9 dan Emzoom. Saya harus sebut namanya karena sudah saya tunda," tegasnya.

GAC Emzoom sendiri merupakan kendaraan bermesin internal combustion engine (ICE) 1.500 cc turbo yang sudah dipersiapkan untuk pasar Indonesia. Sementara GAC E9 adalah MPV plug-in hybrid yang menyasar segmen kendaraan ramah lingkungan.

Strategi Menunggu Momentum Pasar yang Tepat

Keputusan GAC Aion ini menunjukkan pendekatan hati-hati di tengah tekanan ekonomi yang mempengaruhi daya beli konsumen. Dengan menunda peluncuran, perusahaan berharap bisa menawarkan harga yang lebih kompetitif saat kondisi pasar kembali stabil.

GIIAS 2026 tetap akan dijadwalkan berlangsung sesuai rencana, namun pengunjung tidak akan melihat debut resmi dua model tersebut di booth GAC Aion. Pabrikan asal China ini memilih untuk menunggu waktu yang lebih tepat, baik dari sisi ekonomi maupun sentimen konsumen.

Reporter: Saiful
Sumber: otomotif.kompas.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top