Sebelum Beli Tanah, Wajib Cek Sertifikatnya Dulu Lewat HP, Ini Caranya

Penulis: Redaksi  •  Kamis, 20 Agustus 2026 | 05:52:47 WIB
Sebelum Beli Tanah, Wajib Cek Sertifikatnya Dulu Lewat HP, Ini Caranya

Membeli tanah atau properti bukan perkara kecil — sekali salah langkah, kerugian yang ditanggung bisa signifikan. Untungnya, kini calon pembeli bisa memverifikasi data sertifikat tanah langsung dari ponsel sebelum memutuskan bertransaksi.

Kenapa Verifikasi Sebelum Membeli Itu Krusial

Banyak kasus sengketa tanah bermula dari minimnya pengecekan sebelum transaksi berlangsung. Dengan membandingkan data di dokumen fisik dan data resmi di sistem ATR/BPN, calon pembeli bisa mendeteksi lebih awal jika ada ketidaksesuaian informasi.

Opsi Pertama: Aplikasi Sentuh Tanahku

Unduh aplikasi Sentuh Tanahku dari Google Play Store atau App Store, lalu buka dan pilih menu masuk. Pilih opsi daftar akun baru, isi NIK, nama lengkap, nomor HP aktif, dan email, kemudian ikuti proses pendaftaran sampai selesai. Aktivasi akun dilakukan lewat link di email, baru kemudian login dengan username dan password yang telah dibuat. Setelah masuk, data sertifikat analog bisa dilihat lengkap: NIB, jenis sertifikat, kode blanko, tanggal terbit, lokasi dan luas tanah, serta identitas pemilik.

Opsi Kedua: Situs BHUMI ATR/BPN

Bagi yang tidak ingin mendaftar akun, situs BHUMI ATR/BPN bisa jadi solusi cepat. Cukup buka situsnya, pilih menu cari, masukkan kabupaten/kota dan desa/kelurahan, input NIB atau nomor hak, lalu klik cari.

Apa yang Harus Dilakukan Kalau Data Kosong

Data yang tidak ditemukan bukan otomatis pertanda sertifikat palsu — bisa jadi bidang tanah belum terpetakan secara digital. Dalam situasi ini, langkah paling tepat adalah mendatangi kantor pertanahan setempat untuk klarifikasi dan pembaruan data langsung.

Jangan Berhenti di Cek Online Saja

Verifikasi digital hanya mengonfirmasi status terdaftar sebuah bidang tanah, bukan jaminan bebas sengketa. Sebelum tanda tangan kesepakatan atau melakukan pembayaran, tetap lakukan pengecekan tambahan lewat Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) untuk memastikan tidak ada blokir, sita, atau sengketa yang menyertai objek tanah.

Waktu Terbaik Melakukan Pengecekan

Idealnya, pengecekan dilakukan sejak tahap awal negosiasi, bukan menjelang hari penandatanganan. Dengan begitu, jika ditemukan masalah, calon pembeli masih punya waktu untuk mempertimbangkan ulang keputusan atau meminta klarifikasi dari penjual.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah cukup mengandalkan cek online sebelum membeli tanah?
Tidak cukup — cek online hanya langkah awal, verifikasi lewat PPAT tetap wajib untuk memastikan keamanan transaksi secara menyeluruh.

Berapa biaya untuk menggunakan Sentuh Tanahku atau BHUMI?
Keduanya gratis karena merupakan layanan resmi dari Kementerian ATR/BPN.

Apa yang harus dilakukan jika data sertifikat tidak sesuai dengan yang tertera di dokumen fisik?
Segera konfirmasi ke kantor pertanahan setempat dan konsultasikan dengan PPAT sebelum melanjutkan proses transaksi.

Reporter: Redaksi
Back to top