SULAWESI TENGGARA — Mengapa Harga Emas Pegadaian Stabil Hari Ini?
Berdasarkan data resmi laman Pegadaian yang dipantau pada pukul 11.06 WIB, harga emas Antam dipatok di level Rp 2.766.000 per gram. Angka ini tidak berubah dibandingkan perdagangan sehari sebelumnya. Sementara itu, emas batangan bersertifikat UBS dibanderol Rp 2.772.000 per gram, dan produk Galeri24 berada di posisi Rp 2.698.000 per gram.
Stabilitas harga ini menarik untuk dicermati. Di pasar global, harga emas dunia justru terpantau melemah tipis 0,1% ke level US$ 4.516,19 per ons pada perdagangan Kamis (20/8/2026) waktu AS. Namun, pelemahan tersebut tertahan oleh sentimen positif dari rencana pemerintah AS yang akan memperbesar program pembelian kembali obligasi negara jangka panjang. Langkah ini diproyeksikan menekan imbal hasil obligasi riil, yang pada akhirnya membuat aset emas yang tidak memberikan bunga menjadi lebih atraktif.
Rincian Harga Emas Antam, UBS, dan Galeri24
Bagi calon pembeli, berikut rincian lengkap harga emas batangan di Pegadaian hari ini:
Sinyal The Fed dan Dampaknya ke Investasi Emas
Keputusan harga emas ke depan akan sangat bergantung pada sikap bank sentral AS. Risalah rapat The Fed yang baru dirilis menunjukkan sejumlah pejabat masih membuka peluang kenaikan suku bunga lebih lanjut jika inflasi tak kunjung turun.
Meski begitu, data dari CME FedWatch Tool memperlihatkan pasar masih yakin The Fed akan menahan suku bunga pada September mendatang dengan probabilitas 67,4%. Analis Morgan Stanley bahkan memproyeksikan harga emas berpotensi menembus level US$ 5.000 per ons pada 2027, meski dengan volatilitas yang tinggi.
"Emas terbantu oleh prospek suku bunga riil jangka panjang yang lebih rendah," ujar analis independen Tai Wong, menanggapi sentimen pasar yang masih positif terhadap logam mulia.
Perlu diingat, harga emas di Pegadaian bersifat fluktuatif dan dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti pergerakan pasar. Investor disarankan untuk terus memantau perkembangan harga sebelum melakukan transaksi, terutama di tengah kondisi geopolitik Timur Tengah yang masih memanas dan berpotensi mempengaruhi pasar keuangan global.