KENDARI — Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, mengajak warga Kelurahan Anaiwoi, Kecamatan Kadia, untuk tidak mengakhiri semangat persatuan dan gotong royong yang tumbuh selama perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Ajakan itu disampaikan saat ia menutup Porseni di kelurahan setempat, Sabtu malam (22/8). Kegiatan yang digelar selama tiga hari, 20-22 Agustus, itu melibatkan warga dari berbagai kelompok usia.
"Atas nama pribadi dan Pemkot Kendari, saya menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada masyarakat se-Kelurahan Anaiwoi yang sudah bersemangat dan penuh suka ria melaksanakan kegiatan Porseni," ungkapnya.
Siska menilai Porseni bukan sekadar ajang perlombaan untuk memeriahkan hari kemerdekaan. Menurutnya, kegiatan ini menjadi ruang bagi warga untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus menumbuhkan rasa memiliki terhadap bangsa dan daerah.
Beragam perlombaan digelar selama Porseni, mulai dari mengisi air ke dalam botol, lari kelereng, permainan kartu Sonk, hingga estafet tepung. Perlombaan ini melibatkan warga dari berbagai kelompok usia, termasuk anak-anak.
Keterlibatan anak-anak dalam kegiatan kemerdekaan menjadi perhatian khusus Siska. Ia menilai partisipasi generasi muda penting untuk menanamkan nilai kebangsaan sejak dini.
"Ini menunjukkan bahwa seluruh masyarakat Kota Kendari, dari anak-anak sampai orang tua, memiliki rasa cinta dan rasa memiliki terhadap negara dan daerahnya," jelas Siska.
Siska berharap semangat kebersamaan yang terbangun selama Porseni tidak berakhir setelah perlombaan selesai. Menurut dia, persaudaraan, persatuan, dan gotong royong harus menjadi bagian dari kehidupan warga sehari-hari.
"Harapan saya ini menjadi semangat kita, rasa persaudaraan kita, rasa persatuan kita yang terus kita pupuk dan kita pelihara, bukan saja hanya pada saat kita melaksanakan perayaan Porseni," katanya.
Ia kemudian mengajak masyarakat Anaiwoi dan Kecamatan Kadia untuk bersama-sama menjaga lingkungan, keamanan, dan ketertiban wilayah. Siska menegaskan pembangunan Kota Kendari membutuhkan keterlibatan masyarakat, karena pemerintah tidak dapat bekerja sendiri.
"Mari kita saling bahu-membahu, saling bersatu, mepokoaso untuk semua apa saja yang ada di wilayah kita, kita jaga. Terutama kebersihan lingkungan, keamanan dan ketertiban," urainya.
Dalam kesempatan itu, Siska juga menyampaikan agenda pemerintah kota di Kecamatan Kadia dan Wua-Wua. Pemkot Kendari bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) akan kembali menyapa warga melalui program Wali Kota Kendari Menyapa pada Senin mendatang.