11 Daerah di Sultra Siaga Kekeringan, Luas Sawah Terdampak Tembus 3.041 Hektare

Penulis: Saiful  •  Selasa, 25 Agustus 2026 | 15:08:31 WIB
Petugas memeriksa kondisi sawah yang mengalami kekeringan di Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara.

KENDARI — Kekeringan yang melanda Sulawesi Tenggara (Sultra) mulai menekan sektor pertanian. Data terbaru Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan (Distanak) Sultra mencatat luas sawah yang terdampak kekeringan mencapai 3.041,55 hektare, tersebar di 11 kabupaten/kota yang telah menetapkan status siaga atau tanggap darurat.

Angka ini meningkat dibandingkan catatan sebelumnya yang mencapai 2.846 hektare. Pelaksana tugas (Plt.) Kepala Distanak Sultra, Muhammad Taufik, mengatakan penambahan luas lahan terdampak terjadi seiring meluasnya musim kemarau di wilayah tersebut.

Konsel dan Bombana Jadi Wilayah Terparah

Dari total lahan yang terdampak, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) mencatatkan luas sawah terdampak terbesar, yakni 1.221 hektare. Disusul Kabupaten Bombana dengan 1.195 hektare dan Kolaka Timur (Koltim) seluas 298,05 hektare.

Wilayah lain yang turut terdampak meliputi Konawe seluas 172,75 hektare, Kolaka 67 hektare, Baubau 54 hektare, Buton 27,25 hektare, Kolaka Utara (Kolut) 4 hektare, serta Buton Tengah (Buteng) 2 hektare.

Luas Puso Bertambah 12 Hektare

Dampak kekeringan tidak hanya membuat lahan mengering, tetapi juga memicu gagal panen atau puso. Distanak Sultra mencatat luas tanaman padi yang mengalami puso mencapai 179,6 hektare hingga 22 Agustus 2026, bertambah 12 hektare dari catatan sebelumnya yang sebesar 167,6 hektare.

Tanaman padi yang gagal panen terkonsentrasi di tiga daerah. Bombana menjadi wilayah dengan puso terluas mencapai 113 hektare, disusul Konsel seluas 59,6 hektare, dan Kolaka 7 hektare.

“Luas sawah yang terdampak kekeringan mencapai 3.041,55 hektare. Sebelumnya luas lahan terdampak tercatat 2.846 hektare,” kata Taufik, Senin (24/8/2026).

Sebaran Status Siaga di 11 Daerah

Penetapan status siaga atau tanggap darurat kekeringan tersebar di Kabupaten Bombana, Kolaka Timur, Muna, Buton Utara, Muna Barat, Buton Selatan, Buton Tengah, Konawe Selatan, Kolaka Utara, Konawe Kepulauan, dan Kota Kendari.

Kondisi ini menunjukkan kekeringan mulai menekan lumbung padi di sejumlah wilayah Sultra, terutama daerah yang menjadi sentra persawahan. Pemerintah daerah diharapkan segera mengambil langkah antisipasi untuk meminimalkan kerugian petani.

Reporter: Saiful
Sumber: kendariinfo.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top