KENDARI — Musyawarah Provinsi (Musprov) POBSI Sulawesi Tenggara yang digelar di Kendari, Sabtu (11/7/2026), memutuskan secara aklamasi Wakil Ketua DPRD Kota Kendari, Rizky Brilian Pagala, sebagai ketua umum periode 2026-2030. Keputusan ini diambil dalam forum yang dihadiri Wakil Ketua II Pengurus Besar (PB) POBSI Hamka Jaya, jajaran pengurus kabupaten/kota, serta para atlet biliar se-Sultra.
Program Prioritas: Pembinaan Atlet dan Penguatan Organisasi
Rizky menegaskan bahwa dirinya akan membangun olahraga biliar dengan semangat kolaborasi. Langkah ini dinilai penting untuk melahirkan atlet-atlet berprestasi sekaligus meningkatkan citra olahraga biliar di Sultra. “Saya akan membangun olahraga biliar dengan semangat kolaborasi agar mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi sekaligus meningkatkan citra olahraga biliar di Sultra,” jelasnya.
Seluruh program POBSI Sultra ke depan akan diselaraskan dengan visi dan misi Pengurus Besar POBSI. Tujuannya agar pembinaan atlet berjalan lebih terarah dan terukur. Fokus utama kepengurusan Rizky meliputi pembinaan atlet, penguatan organisasi, serta pengembangan ekosistem olahraga biliar yang berkelanjutan.
Industri Biliar di Sultra Tumbuh Pesat
Rizky menilai perkembangan olahraga biliar di Sultra dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan tren positif. Minat masyarakat terhadap cabang olahraga ini terus meningkat, didukung dengan tumbuhnya tempat latihan dan kompetisi yang semakin banyak. “Industri biliar di Sultra berkembang cukup pesat. Ekosistemnya terus tumbuh dan olahraga ini semakin diminati, baik oleh kalangan muda maupun orang tua,” ungkapnya.
Menurutnya, semangat kolaborasi harus menjadi kekuatan bersama untuk melahirkan prestasi di tingkat daerah, nasional, hingga internasional. Ia berharap dukungan seluruh pengurus POBSI kabupaten/kota, atlet, klub, dan pemangku kepentingan dapat mempercepat lahirnya atlet-atlet biliar berprestasi.
Target: Ekosistem Sehat dan Profesional
Ketua POBSI Sultra yang baru ini menekankan bahwa keberhasilan organisasi tidak hanya diukur dari prestasi yang diraih. “Keberhasilan organisasi tidak hanya diukur dari prestasi yang diraih, tetapi juga dari kemampuan membangun ekosistem olahraga yang sehat, profesional, dan berkelanjutan,” tandasnya.
Dengan kepemimpinan baru ini, POBSI Sultra diharapkan mampu mencetak atlet-atlet biliar yang mampu bersaing di level nasional dan internasional, sekaligus memperkuat citra positif olahraga biliar di daerah.