Pencarian

5 Perumahan Subsidi di Sulawesi Tenggara 2026, Lengkap dengan Kisaran Harga dan Lokasi Strategis

Jumat, 24 Juli 2026 • 11:10:31 WIB
5 Perumahan Subsidi di Sulawesi Tenggara 2026, Lengkap dengan Kisaran Harga dan Lokasi Strategis
Ilustrasi perumahan subsidi tipe 36/72 di Kendari, Sulawesi Tenggara, yang menjadi pilihan hunian terjangkau bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Harga tanah di Kendari dan kota-kota penyangga seperti Baubau terus merangkak naik. Bagi pekerja muda atau keluarga baru yang baru pertama kali membeli rumah, program Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) masih menjadi jalur paling realistis. Pemerintah menargetkan 220.000 unit rumah subsidi secara nasional pada 2026, dan Sulawesi Tenggara mendapat jatah yang tidak sedikit.

Namun, mencari perumahan subsidi yang benar-benar layak huni—bukan sekadar murah—butuh strategi. Lokasi, akses jalan, dan ketersediaan air bersih jadi tiga faktor utama yang sering luput dari brosur pengembang. Berikut lima perumahan subsidi di Sultra yang masuk radar pada 2026, berdasarkan data pengembang dan catatan lapangan.

1. Griya Indah Puuwatu — Kendari Barat

Perumahan ini berada di Kelurahan Puuwatu, Kecamatan Puuwatu, sekitar 15 menit dari pusat Kota Kendari. Aksesnya melalui Jalan Poros Puuwatu yang sudah diaspal hotmix sejak 2024. Tipe rumah yang ditawarkan dominan 36/72 dengan skema FLPP.

Keunggulan utama lokasi ini adalah jarak tempuh ke RSUD Kota Kendari dan Pasar Puuwatu yang tidak sampai 10 menit. Kekurangannya, jaringan air PDAM belum merata sampai ke ujung kompleks. Sebagian penghuni masih mengandalkan sumur bor. Cek langsung ketersediaan air sebelum tanda tangan akad kredit.

2. Bumi Mandonga Asri — Mandonga, Kendari

Berada di Kecamatan Mandonga, tepatnya di sisi timur Jalan Brigjen M. Yunus. Lokasinya lebih dekat ke kampus Universitas Halu Oleo (UHO) dibanding perumahan subsidi lain di Kendari. Ini yang membuatnya diminati dosen muda dan staf administrasi kampus.

Perumahan ini sudah terbangun sejak 2023, tapi tahap 3 baru mulai dipasarkan awal 2026. Tipe yang tersedia 30/60 dan 36/72. Satu catatan penting: kontur tanah di beberapa blok agak miring. Pastikan Anda survei langsung ke blok yang ditawarkan, jangan hanya lihat rumah contoh di pintu masuk.

3. Grand Citra Baubau — Baubau

Baubau punya pasar rumah subsidi yang berbeda dengan Kendari. Harganya cenderung lebih rendah, tapi pilihan terbatas. Grand Citra Baubau di Kelurahan Tomba, Kecamatan Sorawolio, jadi salah satu yang paling banyak dicari sejak 2025.

Akses dari pusat Kota Baubau sekitar 20 menit via Jalan Poros Sorawolio. Dekat dengan Pantai Nirwana dan objek wisata alam lain, cocok untuk yang suka suasana tenang. Tapi, transportasi umum di rute ini jarang. Punya kendaraan pribadi jadi keharusan kalau tinggal di sini. Harga masih di bawah batas FLPP, sekitar Rp 150 juta-Rp 180 juta untuk tipe 36.

4. Pesona Kolaka Permai — Kolaka

Kolaka berkembang cepat karena aktivitas pelabuhan dan pertambangan. Perumahan subsidi di sini mulai laris. Pesona Kolaka Permai di Kelurahan Laloeha, Kecamatan Kolaka, menawarkan tipe 36/72 dengan skema KPR bersubsidi.

Lokasinya strategis—sekitar 10 menit dari Pelabuhan Kolaka dan Pasar Sentral. Kelemahan utama: banjir. Beberapa titik di Laloeha memang langganan genangan saat hujan deras. Tanya ke penghuni lama di sekitar perumahan, bukan ke marketing, untuk tahu kondisi riil drainase.

5. Griya Muna Indah — Raha, Muna

Muna mulai dilirik investor properti karena pembangunan bandara baru dan jalan trans-Sulawesi. Griya Muna Indah di Kelurahan Wamponiki, Kecamatan Katobu, masuk daftar perumahan subsidi paling baru di Sultra pada 2026.

Tipe rumahnya standar 36/60, tapi ada juga varian 30/54 untuk yang budget sangat ketat. Dekat dengan pusat pemerintahan Kabupaten Muna dan RSUD Muna. Kekurangan: pilihan bahan bangunan terbatas. Beberapa rumah di tahap 1 dilaporkan punya masalah retak rambut di dinding. Minta garansi cacat tersembunyi dalam perjanjian jual-beli.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah semua perumahan subsidi di Sultra pakai skema FLPP?
Ya, mayoritas. Tapi ada juga yang pakai skema KPR bersubsidi non-FLPP dari bank BTN atau bank daerah. Bedanya di suku bunga dan tenor. FLPP biasanya bunga 5% fixed selama 10 tahun pertama.

Berapa penghasilan minimal untuk beli rumah subsidi di Kendari?
Aturan terbaru menetapkan maksimal penghasilan Rp 8 juta per bulan untuk rumah subsidi. Tapi praktiknya, bank biasanya minta penghasilan minimal Rp 3-4 juta per bulan untuk tipe 36.

Bisa ambil KPR tanpa DP untuk rumah subsidi di Sultra?
Tidak. Rumah subsidi tetap butuh uang muka, meski kecil—biasanya 1-5% dari harga rumah. Ada juga program DP 0% dari pengembang tertentu, tapi syaratnya ketat dan kuota terbatas.

Bagaimana cara cek keaslian perumahan subsidi di Sulawesi Tenggara?
Lewat aplikasi SIAP (Sistem Informasi Aset dan Pasokan) dari Kementerian PUPR. Atau tanya langsung ke Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Provinsi Sultra di Kendari.

Apakah perumahan subsidi bisa dijual lagi?
Bisa, tapi ada aturan holding period—minimal 5 tahun setelah akad kredit. Sebelum itu, jual-beli hanya bisa dilakukan sesama penerima subsidi.

Harga dan ketersediaan unit rumah subsidi di Sulawesi Tenggara bisa berubah setiap bulan. Jangan hanya percaya brosur online. Luangkan waktu survei langsung ke lokasi, ngobrol dengan penghuni, dan cek dokumen perizinan pengembang. Investasi properti pertama Anda tidak boleh gegabah.

Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks